Bekal Hidup Baru, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Pelatihan Membuat Roti

Kamis, 14 Mei 2026 | 12.12
Pelatihan membuat roti untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Kendal. (edhot)
Pelatihan membuat roti untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Kendal. (edhot)

Warga binaan Lapas Kendal ikuti pelatihan membuat roti sebagai bekal keterampilan kerja, tingkatkan kemandirian dan peluang usaha setelah bebas.

KENDAL, puskapik.com - Program pembinaan kemandirian terus dikembangkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja.

Salah satunya melalui pelatihan bakery bekerja sama dengan PT Jaya Fermex yang digelar di Aula Hastinapura Lapas Kendal, kamis (14/05).

Pelatihan tersebut diikuti warga binaan yang memiliki minat di bidang tata boga, khususnya pembuatan roti dan pastry.

Baca Juga: Petani Kendal Dilatih Racik Obat Hama Alami dari Jagung dan Akar Bambu

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pelatihan mulai dari pengenalan bahan baku, teknik membuat adonan, hingga proses pemanggangan.

Plh Kasi Kegiatan Kerja Lapas Kendal, Rini Sulistyowati mengatakan, pelatihan bakery menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan dan kemandirian warga binaan selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal usaha ketika warga binaan kembali ke masyarakat.

Baca Juga: Lepas 32 Anggota Pramuka ke Siaga Kwarda Jateng, Bupati Batang: Jangan Merasa Minder

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan memiliki peluang untuk mengembangkan usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan PT Jaya Fermex Semarang yang telah memberikan pelatihan dan berbagi pengalaman kepada warga binaan Lapas Kendal.

Selama pelatihan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi teori dan praktik. Tim instruktur memberikan pendampingan langsung agar warga binaan memahami proses pembuatan produk bakery dengan baik.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan untuk memulai usaha mandiri di bidang kuliner.

Melalui program pembinaan keterampilan ini, Lapas Kendal terus berupaya menciptakan warga binaan yang produktif, kreatif, dan siap kembali berperan positif di lingkungan masyarakat. **

Artikel Terkait