Bukan Sekadar Latihan, Prajurit Kopassus Tutup Kegiatan dengan Aksi Sosial di Kendal

Puluhan prajurit Batalyon 21 Grup 2 Kopassus menggelar bakti sosial di Desa Wonosari, Kendal. Warga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, sembako, dan sarung.
KENDAL, puskapik.com — Suasana berbeda terlihat di Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal. Setelah selama sepekan menjalani latihan operasi khusus, puluhan prajurit Batalyon 21 Grup 2 Kopassus berbaur dengan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial.
Sebanyak 31 personel yang sebelumnya menjalani latihan operasi khusus tingkat peleton selama tujuh hari menjadikan kegiatan sosial sebagai penutup rangkaian latihan di wilayah tersebut.
Bukan sekadar memberikan bantuan, para prajurit menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ratusan warga, terutama kalangan lanjut usia, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Baca Juga: 10 Ribu Jiwa di Pakulaut Tegal Mengandalkan 1 Sumur, Warga Butuh Air Bersih
Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, serta asam urat. Pelayanan dilakukan oleh petugas medis dari unsur TNI dengan dukungan tenaga kesehatan Puskesmas setempat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi prajurit atas sambutan masyarakat Desa Wonosari selama latihan berlangsung.
Kehadiran warga yang menerima layanan kesehatan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digelar di tengah desa.
Baca Juga: Memperlancar Akses Menuju Wisata Guci, Jalan Bojong-Tuwel Bakal Dibangun Akhir Triwulan 2026
Letda Inf. Edi Santoso dari Batalyon 21 Grup 2 Kopassus mengatakan, bakti sosial menjadi kegiatan penutup setelah seluruh personel menyelesaikan latihan selama tujuh hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit dan warga.
Selain layanan kesehatan, masyarakat yang datang juga mendapatkan bingkisan berupa paket sembako dan sarung. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian prajurit kepada warga di sekitar lokasi latihan.
Sutriyah, salah seorang warga, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis sangat membantu warga, terutama para lansia yang membutuhkan pemeriksaan kondisi kesehatan secara berkala.
Tak hanya pemeriksaan medis, warga juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan ini menjadi penutup latihan dengan nuansa berbeda. Setelah berhari-hari menjalankan latihan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan prajurit, personel Batalyon 21 Grup 2 Kopassus memilih mengakhiri kegiatan dengan berbagi manfaat bersama masyarakat.
Kehadiran prajurit di Desa Wonosari pun tidak hanya meninggalkan jejak latihan, tetapi juga kepedulian dan kedekatan dengan warga yang selama sepekan turut memberikan dukungan terhadap kelancaran kegiatan.