BUMDes Sido Mukti Penaruban Purbalingga Berhasil Kembangkan Ikan Nila Bioflok

Kamis, 6 Agustus 2026 | 11.52
Direktur BUMDes Sido Mukti, Igir Agus Prasetio, Kepala Desa Penaruban, Siti Syarifah bersama Forkompincam Kaligondang panen raya ikan nila hasil budi daya dengan sistem bioflok, Kamis 6 Agustus 2026. (Dok)
Direktur BUMDes Sido Mukti, Igir Agus Prasetio, Kepala Desa Penaruban, Siti Syarifah bersama Forkompincam Kaligondang panen raya ikan nila hasil budi daya dengan sistem bioflok, Kamis 6 Agustus 2026. (Dok)

BUMDes Sido Mukti Desa Penaruban, Purbalingga, sukses menggelar panen raya ikan nila sistem bioflok. Inovasi ini diharapkan memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PURBALINGGA, puskapik.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sido Mukti, Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, berhasil kembangkan ikan nila hasil budi daya dengan sistem bioflok. Keberhasilan itu dibuktikan dengan panen raya pada Kamis 6 Agustus 2026.

Panen raya dihadiri Kepala Desa Penaruban Siti Syarifah, S.Pd., Direktur BUMDes Sido Mukti Igir Agus Prasetio, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan Plt Camat Kaligondang, Kapolsek Kaligondang, dan Danramil Kaligondang.

Direktur BUMDes Sido Mukti, Igir Agus Prasetio, mengatakan budi daya ikan nila dengan sistem bioflok dipilih karena memiliki tingkat produktivitas yang lebih baik dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga: Karnaval SCTV Hadir di Tegal, Ini Rangkaian Acaranya

Selain mampu menghemat penggunaan lahan, sistem tersebut juga menjaga kualitas air sehingga pertumbuhan ikan lebih optimal.

"Panen raya ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan unit usaha BUMDes. Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan pengelola, tetapi juga masyarakat Desa Penaruban," katanya.

Kepala Desa Penaruban, Siti Syarifah, S.Pd., mengatakan BUMDes dibentuk sebagai instrumen untuk memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga: IKM Disdukcapil Brebes Kini Capai 87,00

"Tujuan utama pendirian BUMDes adalah meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta mengoptimalkan potensi aset dan sumber daya ekonomi desa. Karena itu, setiap unit usaha harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap keberhasilan budi daya ikan nila sistem bioflok dapat menjadi pemicu lahirnya unit-unit usaha produktif lainnya yang dikelola BUMDes. Dengan demikian, desa tidak hanya bergantung pada dana transfer pemerintah, tetapi juga memiliki sumber pendapatan yang berasal dari pengembangan potensi lokal.

Perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaligondang yang hadir turut mengapresiasi langkah BUMDes Sido Mukti dalam mengembangkan sektor perikanan. Inovasi tersebut dinilai menjadi contoh pemanfaatan potensi desa yang mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

Panen raya berlangsung penuh semangat dan diakhiri dengan peninjauan kolam bioflok oleh para tamu undangan. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi BUMDes Sido Mukti untuk terus memperluas usaha produktif, memperkuat kemandirian ekonomi Desa Penaruban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel Terkait