Bumdesma Singorojo Kendal Salurkan Dana Sosial, Perkuat Jaring Pengaman Warga Miskin

Bupati Kendal meluncurkan penyaluran dana sosial Rp395 juta dan dana desa Rp128 juta Bumdesma Singorojo untuk warga prasejahtera dan penguatan ekonomi desa.
KENDAL,puskapik.com - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meluncurkan penyaluran dana sosial dan dana desa dari Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Permata Madani Paramarta, Kecamatan Singorojo, Rabu (4/2/2026).
Total dana sosial yang disalurkan dalam program tersebut mencapai Rp 395 juta, yang diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera. Sementara itu, dana desa sebesar Rp 128.200.000 merupakan dana bagi hasil yang dibagikan kepada seluruh BUMDes di Kecamatan Singorojo.
Peluncuran yang digelar di ruang pertemuan baru milik Bumdesma Permata Madani Paramarta itu diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Singorojo, sekaligus mempertegas peran Bumdesma sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Baca Juga: Kecelakaan di Mororejo Kendal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan pentingnya pengelolaan Bumdesma yang amanah dan profesional agar kepercayaan masyarakat terus terjaga. Ia berharap keberadaan Bumdesma Permata Madani Paramarta dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
“Semoga penyaluran ini bisa membantu perekonomian masyarakat. Kepada seluruh pengurus Bumdesma, kami berpesan agar senantiasa mengemban amanah yang telah diberikan dan menjaga kepercayaan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati.
Mbak Tika juga mendorong seluruh pemerintah desa di Kecamatan Singorojo untuk terus mendukung dan menyukseskan pengelolaan Bumdesma. Menurutnya, penyertaan modal sebesar Rp 80 juta per desa yang telah dilakukan terbukti memberikan hasil signifikan.
Baca Juga: Pasangan Tanggul Sungai Ketiwon Jebol, Warga Panggung Tegal Was-was Semalaman
“Setiap tahun desa mendapatkan bagi hasil yang cukup besar, bahkan lebih menguntungkan dibandingkan jika dana tersebut hanya didepositokan di bank, karena bunga deposito saat ini relatif kecil,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bumdesma Permata Madani Paramarta, Nur Yasin, menjelaskan Bumdesma yang dipimpinnya berawal dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Seiring waktu, Bumdesma terus berkembang dengan berbagai unit usaha produktif.
“Dana sosial sebesar Rp 395 juta merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) Bumdesma. Dana tersebut kami salurkan dalam bentuk lebih dari 800 paket sembako, serta bantuan untuk TPQ, masjid, dan mushala di Kecamatan Singorojo,” jelasnya.
Adapun dana desa sebesar Rp 128 juta dibagikan kepada 13 desa sebagai hasil penyertaan modal. Nur Yasin menyebutkan, total keuntungan bersih Bumdesma Permata Madani Paramarta pada tahun ini, khusus di Kecamatan Singorojo, mencapai Rp 1,466 miliar.
Ia menuturkan, unit usaha Bumdesma saat ini meliputi dana bergulir masyarakat (simpan pinjam), minimarket, toko pertanian, usaha pembiayaan, hingga kemitraan dengan usaha kecil di tingkat desa.
Salah satu program unggulan adalah kemitraan di bidang peternakan, seperti ternak puyuh, ayam, dan bebek. Bumdesma saat ini bermitra dengan 26 peternak puyuh di wilayah Singorojo.
“Kami menyediakan pakan sekaligus membeli hasil telur peternak, sehingga mereka tidak kesulitan dalam pemasaran. Alhamdulillah, dengan adanya program MBG, kami juga dapat memasok kebutuhan MBG,” terangnya.
Artikel Terkait

Sekda Sumarno Sebut Obligasi Daerah Bisa Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan

Pemprov Dukung Penuh Forum Santri Anak Jateng dalam Upaya Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Sekda Jateng Apresiasi 15 Finalis Peserta Lomba Penulisan Artikel Ilmiah Populer Provinsi Jawa Tengah 2026
