Bus Outing Class SMPN 2 Brangsong Kendal Kecelakaan di Tol Cipali, Kernet Tewas dan Tujuh Luka

Selasa, 19 Mei 2026 | 14.37 WIB
Ilustrasi. (edhot)
Ilustrasi. (edhot)

Bus outing class SMPN 2 Brangsong Kendal kecelakaan beruntun di Tol Cipali, satu kernet tewas dan tujuh guru serta siswa mengalami luka ringan.

KENDAL, puskapik.com - Kegiatan outing class siswa SMPN 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, berubah menjadi kepanikan setelah bus rombongan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan beruntun di Tol Cipali KM 88 wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026) dini hari.

Bus pariwisata PO EJ 78 Trans yang membawa rombongan pelajar kelas IX itu terlibat tabrakan dengan truk boks dan truk tangki Pertamina. Benturan keras menyebabkan bagian depan kiri bus ringsek parah.

Dalam peristiwa tersebut, seorang kernet bus bernama Daniel, warga Semarang, meninggal dunia. Sementara tujuh orang dari rombongan SMPN 2 Brangsong mengalami luka ringan, terdiri atas dua guru dan lima siswa.

Baca Juga: Sungai Plumbon Semarang Jebol, Pemprov Jateng Siapkan Penanganan Darurat Hingga Jangka Panjang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan rombongan sebelumnya sempat beristirahat di rest area wilayah Brebes sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandung dan Jakarta.

Menurut Ferinando, kondisi arus lalu lintas di lokasi kejadian cukup padat karena terdapat truk tangki yang mengalami gangguan di jalur tol. Saat itu sopir bus diduga berusaha menghindari truk boks di depannya. Namun karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, tabrakan tidak dapat dihindari.

“Karena kecepatan tinggi, penumpang di dalam kaget dan jatuh ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Dua SD Negeri di Dukuhturi Brebes Dibobol Maling, Laptop Bantuan Pemerintah Digondol

Korban luka langsung dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun kondisi seluruh korban dipastikan tidak mengalami luka serius. Bahkan pada Selasa pagi sebagian korban sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

“Korban luka ada tujuh orang, terdiri dari dua guru dan lima siswa,” kata Ferinando.

Meski dihantam musibah, kegiatan outing class tidak dibatalkan. Biro perjalanan langsung menyiapkan armada pengganti agar rombongan tetap bisa melanjutkan agenda ke Bandung.

“Dari pihak biro sudah menyiapkan bus pengganti dan tetap jalan ke Bandung,” katanya.

Sementara tujuh korban luka ringan difasilitasi menggunakan kendaraan minibus agar perjalanan lebih aman dan nyaman.

Ferinando menegaskan kegiatan yang dijalani siswa SMPN 2 Brangsong bukan sekadar wisata sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan outing class yang menjadi bagian dari proses pembelajaran luar ruang bagi siswa.

“Sebenarnya bukan study tour, tapi outing class,” tegasnya.

Ia menjelaskan konsep outing class bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa agar materi yang diterima di ruang kelas lebih mudah dipahami. Karena itu kegiatan harus dirancang sejak awal tahun pelajaran dan diketahui orang tua siswa.

“Jadi tidak dadakan,” ujarnya.

Di tengah polemik study tour sekolah yang kembali mencuat pascakecelakaan, Ferinando memastikan Disdikbud Kendal sebenarnya telah menerbitkan surat edaran keselamatan perjalanan sekolah sejak tahun 2024. Surat itu diterbitkan menyusul tragedi kecelakaan pelajar di Depok yang menewaskan belasan siswa.

Menurutnya, sekolah tetap diperbolehkan menggelar kegiatan luar daerah asalkan memenuhi standar keselamatan yang ketat. Mulai dari penggunaan armada laik jalan, legalitas perusahaan otobus, hingga sopir dan kernet yang berpengalaman.

“Jadi bukan untuk tujuan berwisata,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Unit PJR Tol Cipali, kecelakaan diduga bermula saat truk boks tiba-tiba berpindah jalur ke lajur dua. Sopir bus yang terkejut berusaha menghindar, namun justru kehilangan kendali hingga menghantam kendaraan di depannya dan berakhir menabrak truk tangki Pertamina.

Kasus kecelakaan maut tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Subang.