Dini Hari Jadi Perhatian, Satreskrim Polres Kendal Petakan Titik Rawan Kejahatan

Satreskrim Polres Kendal menggelar patroli dini hari di sejumlah wilayah rawan untuk mencegah curas, curat, curanmor dan menjaga keamanan masyarakat.
KENDAL, puskapik.com – Saat sebagian besar warga terlelap, belasan polisi justru menyusuri sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal. Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali sekaligus mencegah aksi kriminal yang memanfaatkan situasi sepi pada dini hari.
Jajaran Satreskrim Polres Kendal menggelar patroli mulai sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (21/8/2026). Sebanyak 12 personel dilibatkan dalam kegiatan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Bondan Wicaksono S.T.K., S.I.K., M.H.
Patroli tersebut tidak dilakukan tanpa perencanaan. Sebelum personel turun ke lapangan, kepolisian terlebih dahulu melakukan analisis dan evaluasi terhadap perkembangan kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Baca Juga: Target Pendapatan Rp 1,2 M, Biaya Parkir Khusus di Kawasan Alun-alun Tegal Tembus Rp 1,8 M
Dari pemetaan tersebut, petugas menentukan sejumlah lokasi yang perlu mendapat perhatian lebih. Kawasan pertokoan, permukiman, perumahan warga hingga titik yang dianggap rawan kejahatan menjadi sasaran patroli.
Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Bondan Wicaksono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan. Polisi berupaya hadir lebih awal sebelum muncul gangguan keamanan.
“Kami tidak ingin penanganan hanya dilakukan ketika sudah terjadi tindak pidana. Karena itu, hasil analisis dan evaluasi kami jadikan dasar untuk menentukan sasaran patroli, terutama pada jam dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan,” kata Bondan.
Baca Juga: Disdukcapil Buka Layanan Adminduk Lengkap di Brebes Expo 2026
Menurut dia, patroli dini hari juga berfungsi memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan membuat pelaku berpikir ulang untuk melakukan aksinya.
Selain memantau situasi, personel juga dapat langsung mengambil langkah apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Patroli ini bukan semata-mata untuk mencari pelaku kejahatan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat merasa terlindungi dan mengetahui bahwa polisi hadir untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, polisi tidak menemukan adanya tindak pidana curas, curat, curanmor maupun kejahatan jalanan. Situasi wilayah yang menjadi sasaran patroli juga terpantau aman dan kondusif.
Meski patroli berlangsung tanpa temuan tindak pidana, polisi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Lingkungan yang sepi pada malam hingga dini hari dinilai tetap memiliki potensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Warga diminta memastikan pintu dan kendaraan terkunci, tidak menempatkan barang berharga di lokasi yang mudah terlihat serta meningkatkan pengawasan terhadap rumah ketika ditinggalkan.
Pemilik kendaraan juga diimbau tidak hanya mengandalkan kunci stang. Pengamanan tambahan dan lokasi parkir yang aman dapat mengurangi risiko pencurian.


