Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal Minim Penerangan, Kecelakaan Maut Jadi Sorotan

Rabu, 1 Juli 2026 | 15.48
Polisi lakukan olah TKP keceelakaan di lingkar Kaliwungu Selasa 30 Juni 2026 malam. dokumen
Polisi lakukan olah TKP keceelakaan di lingkar Kaliwungu Selasa 30 Juni 2026 malam. dokumen

Kecelakaan maut di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal, kembali menyoroti minimnya penerangan jalan. Dishub mengakui kebutuhan lampu masih jauh dari ideal.

KENDAL, puskapik.com – Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Selasa (30/6/2026) malam, kembali menyoroti persoalan minimnya penerangan di jalur tersebut.

Muhamad Mansur Hudiyalinas (20), warga Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya terjatuh dan terlindas truk tangki.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Satlantas Polres Kendal, kecelakaan bermula ketika korban diduga kurang konsentrasi saat berkendara hingga menabrak tiang pengaman lampu penerangan jalan. Setelah itu, korban kehilangan kendali dan jatuh ke sisi kanan jalan.

Baca Juga: Tiga Bhabinkamtibmas Polres Tegal Kota, Raih Penghargaan, Hari Bhayangkara Ke-80

Nahas, dari arah belakang melaju truk tangki bernomor polisi A-9203-ZY yang dikemudikan Agus Susanto (36). Korban yang berada di jalur kendaraan besar tersebut kemudian terlindas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, mengatakan kecelakaan tersebut bukan disebabkan keberadaan lampu merah baru seperti informasi yang sempat beredar di media sosial.

"Sudah dipasang pita kejut, jadi tidak benar kalau kaget terus kecelakaan karena ada lampu merah," katanya.

Baca Juga: Pelaku Usaha Puji Kemudahan Investasi di Jateng, Ribuan Lapangan Kerja Segera Tercipta

Heru menjelaskan, saat kejadian kondisi arus lalu lintas di Jalan Lingkar Kaliwungu cukup ramai. Korban diduga mencoba mengambil sisi kiri untuk mendahului kendaraan lain, namun gagal dan terjatuh ke arah kanan.

"Salip kiri tapi gagal akhirnya jatuh ke kanan yang waktu itu ada truk tangki melintas," jelasnya.

Selain faktor pengendara, kondisi infrastruktur jalan turut menjadi perhatian. Heru menyebut penerangan di kawasan tersebut masih kurang, terutama saat malam hari.

"Di sini kalau malam minim lampu penerangan," ujarnya.

Kondisi tersebut juga diakui Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal. Kabid Manajemen dan Lalu Lintas Dishub Kendal, M. Sofyan Effendi, menyampaikan bahwa kebutuhan lampu penerangan jalan di kawasan Jalan Lingkar Kaliwungu masih cukup besar.

Saat ini, baru 55 titik lampu penerangan baru yang terpasang dari kebutuhan sekitar 200 titik. Tambahan tersebut berasal dari bantuan Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan.

"Tahun ini kita dapat bantuan dari Dirjen Kemenhub 85 titik yang dibagi ke jalan lingkar Weleri dan Kaliwungu," katanya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait