Jateng Kian Dilirik Investor, Pabrik Kemasan Tiongkok Masuk KEK Kendal

Senin, 4 Mei 2026 | 19.53
puskapik

Investor Tiongkok tanamkan Rp1,12 triliun di KEK Kendal. Proyek pabrik kemasan ini serap 1.000 tenaga kerja, perkuat iklim investasi Jateng.

SEMARANG, puskapik.com - Kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah terus menguat. Terbaru, perusahaan kemasan kertas asal Tiongkok, PT Hoi Fu, menanamkan investasi senilai Rp 1,12 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, dengan potensi menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan, kondusivitas daerah menjadi faktor utama yang menarik minat investor asing untuk masuk ke provinsi ini.

Menurutnya, stabilitas keamanan serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim usaha menjadi nilai tambah di mata investor global.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Ikuti English Contest 2026 UPS Tegal, Ini Daftar Lengkap Juara 5 Kategori

Hal itu sebagaimana yang kerap digaungkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Banyak fasilitas yang diberikan, termasuk komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam menjaga keamanan dan iklim investasi tetap kondusif. Ini membuat investor merasa aman saat masuk ke Jawa Tengah,” ujar Sakina, Senin (4/5/2026).

Ia mengungkapkan, pada triwulan I 2026, realisasi penanaman modal di Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun. Dari jumlah tersebut, investasi asing mendominasi dengan porsi sebesar 58 persen.

Baca Juga: Pemkab Pemalang Maksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pemerintah, lanjut Sakina, memberikan berbagai insentif bagi investor, mulai dari tax allowance, tax holiday, hingga tax deduction, khususnya bagi yang berinvestasi di kawasan ekonomi khusus.

Selain itu, keberadaan administrator di KEK turut mempermudah proses perizinan, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus dalam pengembangan bisnis.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait