Jelang Idulfitri 2026, Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Hadapi Arus Mudik

Senin, 2 Maret 2026 | 20.42
puskapik

Wagub Taj Yasin pastikan Jateng siap jadi perlintasan aman mudik Idulfitri 2026 meski cuaca ekstrem, perbaikan jalan dan posko siaga dimaksimalkan.

SEMARANG, puskapik.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan kesiapsiagaan lintas sektor jelang Idulfitri 2026 berjalan optimal.

Hal itu disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bidang operasional tingkat Menteri secara daring di Ruang Vicon Lantai 7 Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Senin, 2 Februari 2026.

Fokus pembahasan dalam rakor tersebut adalah kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran yang tahun ini beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Embung Karangjati, Siap Airi 40 Hektare Sawah

Survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan menunjukkan Jawa Tengah menjadi tujuan favorit dimana 38,71 juta orang akan bergerak menuju provinsi ini pada Lebaran 2026.

“Insya Allah 10 hari menjelang Idulfitri seluruh titik perbaikan jalan, khususnya di Jawa Tengah, sudah diselesaikan. Jateng siap menjadi salah satu perlintasan utama arus mudik," ujar Taj Yasin.

Menurutnya, laporan dari Kementerian PUPR menunjukkan sejumlah ruas jalan di Jateng saat ini masih dalam tahap perbaikan dan peningkatan kualitas. Namun seluruhnya ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik.

Selain infrastruktur, aspek cuaca menjadi perhatian serius. Taj Yasin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan sedang hingga lebat saat periode Lebaran.

“Kita mengikuti arahan dari BMKG bahwa potensi hujan masih ada di beberapa titik. Karena itu kesiapsiagaan harus maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap kesiapan teknis di lapangan sesuai instruksi pemerintah pusat, termasuk kesiapan posko, jalur alternatif, hingga layanan publik lainnya.

"Koordinasi terus kita lakukan agar para pemudik aman, nyaman, dan keluarganya senang," tegasnya.

Dikatakan, Libur Idulfitri tahun ini diperkirakan berlangsung hampir dua pekan. Kondisi tersebut tidak hanya memicu mobilitas antarwilayah, tetapi juga lonjakan kunjungan wisata.

Pemprov Jateng, kata Taj Yasin, telah berkoordinasi dengan pengelola destinasi agar mengatur kapasitas pengunjung dan sistem parkir secara tertib.

“Tempat-tempat wisata harus mengatur kapasitasnya, parkirnya bagaimana, sehingga ketika wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah, mereka benar-benar mendapatkan pelayanan terbaik dan tidak terjadi stagnasi akibat lonjakan pengunjung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengingatkan tren bencana pada 2026 mengalami peningkatan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait