Keluarga Pasien dari Luar Kota Bisa Menginap Dekat RSI Muhammadiyah Kendal

Wisma Ar Rahmah resmi dibuka di RSI Muhammadiyah Kendal. Fasilitas ini memudahkan keluarga pasien luar daerah menginap dengan tarif mulai Rp700 ribu per bulan.
KENDAL, puskapik.com — Keluarga pasien dari luar daerah yang harus berhari-hari mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di RSI Muhammadiyah Kendal kini tak perlu lagi bingung mencari tempat bermalam. Wisma Ar Rahmah resmi dibuka di depan rumah sakit, Kamis (10/9/2026).
Kehadiran wisma tersebut sekaligus menjawab kebutuhan keluarga pasien yang sebelumnya harus mencari penginapan di luar kawasan rumah sakit. Bahkan, sebagian keluarga pasien terpaksa memanfaatkan fasilitas masjid untuk beristirahat selama menunggu anggota keluarganya menjalani perawatan.
Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Muhammadiyah Kendal, Taufik Husein, mengatakan Wisma Ar Rahmah memang disiapkan sebagai fasilitas penunjang RSI Muhammadiyah Kendal.
Baca Juga: Pemuda Kendal Didorong Tak Sekadar Jadi Pencari Kerja
“Kalau ada keluarga pasien dari luar kota yang pasiennya harus dirawat dua, tiga atau empat hari, tidak perlu tidur di masjid RSI. Bisa menginap di sini,” kata Taufik seusai peresmian.
Menurut dia, wisma tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga pasien. Sejumlah kalangan yang memiliki kepentingan kegiatan di RSI juga dapat memanfaatkannya.
Di antaranya dokter internship, mahasiswa koas, calon perawat, tenaga kesehatan, pendidik hingga peserta seminar yang mengikuti kegiatan di lingkungan rumah sakit.
Pembangunan Wisma Ar Rahmah menelan investasi sekitar Rp5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp4,5 miliar digunakan untuk pembangunan gedung, sedangkan Rp500 juta dialokasikan untuk sarana dan prasarana pendukung.
Taufik menegaskan, pembangunan wisma tidak mengganggu operasional rumah sakit. Pembiayaan dilakukan melalui skema perbankan dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Semua harus berputar dan kembali ke amal usaha Muhammadiyah, kembali ke RSI. Ada koperasi, parkir maupun kos-kosan, semuanya harus saling mendukung,” ujarnya.
Penanggung Jawab Pengelola Wisma Ar Rahmah, Anang Wicaksana, mengatakan pada tahap awal tersedia 24 kamar di lantai pertama. Kamar tersebut dibagi dalam beberapa kelas, mulai ekonomi, menengah hingga VIP.
Untuk tarif, kelas ekonomi dipatok sekitar Rp700 ribu per bulan. Sementara kamar VIP sekitar Rp1,45 juta per bulan.
“Kami menyiapkan pilihan sesuai kebutuhan penghuni,” kata Anang.
Sistem hunian juga dibuat fleksibel. Penghuni dapat memilih layanan harian, bulanan maupun tahunan sesuai kebutuhan.