Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Jateng Berangkat 22 April, Wagub Jateng: Sekarang Pakai Dua Embarkasi

Minggu, 19 April 2026 | 20.25

Kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan berangkat 22 April 2026 dini hari melalui dua embarkasi (Solo dan Yogyakarta).

SEMARANG, puskapik.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan kesiapannya, untuk memberangkatkan kloter pertama jemaah haji Indonesia asal Jawa Tengah, pada Rabu, 22 April 2026, dini hari.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, usai menghadiri Halal bi Halal lintas angkatan alumni KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang, Minggu, 19 April 2026 di Gedung Grhadika Bakti Praja, Jl Pahlawan Kota Semarang.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan hal yang penting menjadi perhatian pada tahun ini adalah ada dua embarkasi yang akan menjadi tempat pemberangkatan jemaah haji. Yakni Embarkasi Solo, dan Embarkasi Yogyakarta.

Baca Juga: Sunmori dari Rumah, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Acara Berjarak 30 Kilometer dengan Naik Motor

"Harapannya, pembagian tersebut akan memperlancar proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji asal Jawa Tengah," katanya.

Kepada jemaah KBIHU Muhammadiyah, Gus Yasin berpesan agar jemaah mengikuti manasik sesuai dengan arahan, jangan sampai memisahkan diri. Selain itu juga tetap melaksanakan urutan ibadah sebagaimana sudah diatur oleh ketua rombongan.

Gus Yasin juga menyinggung situasi geopolitik terkait perang Iran, Israel, dan Amerika yang sering ditanyakan calon jemaah kepada dirinya. Dia meyakinkan calon jemaah tidak terganggu dengan perang tersebut.

Baca Juga: Tim Medis Kawal Pelari, RSI PKU Muhammadiyah Tegal Jadi Official Medical Partner Tegal Running 2026

"Sampai saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementrian Haji dan Umroh, sudah mengumumkan bahwa pemberangkatan haji Indonesia tidak terganggu dengan perang tersebut," tegasnya.

Ketua LPHU Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Ahmad Furqon, dalam sambutannya mengatakan, jemaah haji KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang yang akan berangkat 354 orang. Ditambah dengan petugas, menjadi 360 orang, yang akan menjadi satu kloter.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait