Dari Wisata Alam hingga BPJS Warga, BUMDes Sriwulan Kendal Hadirkan Manfaat Nyata

Jumat, 31 Juli 2026 | 17.10
Salah  satu wahana di wisata Arenan Kalikesek Desa Sriwulan Kecamatan Limbangan. (edhot)
Salah satu wahana di wisata Arenan Kalikesek Desa Sriwulan Kecamatan Limbangan. (edhot)

BUMDes Sriwulan Sukses di Kendal memanfaatkan pendapatan miliaran rupiah untuk bantuan BPJS warga, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan Wisata Arenan Kalikesek.

KENDAL, puskapik.com - Pendapatan miliaran rupiah yang diperoleh BUMDes Sriwulan Sukses tidak hanya menjadi capaian dari sisi bisnis semata.

Hasil usaha tersebut turut dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan yang dijalankan Pemerintah Desa Sriwulan.

Direktur BUMDes Sriwulan Sukses, Muh Aminatur Rokhman mengatakan, pengelolaan usaha desa dilakukan dengan mengedepankan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: 8 Tahun Tanpa Perbaikan, Kantor Bawaslu Kota Tegal Rusak Berat

Selain menjadi sumber pendapatan desa, keuntungan usaha juga dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan warga kurang mampu.

Menurutnya, setiap keluarga mendapatkan manfaat sebesar Rp1 juta dari hasil keuntungan yang diperoleh. Selain itu, BUMDes juga turut membantu pembiayaan BPJS bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga desa.

"Keuntungan yang diperoleh bukan hanya untuk pengembangan usaha, tetapi juga kami kembalikan kepada masyarakat. Kami ingin keberadaan BUMDes benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga," ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Karhutla Hutan, KPH Balapulang Tegal Gelar Apel Siaga

Saat ini, BUMDes Sriwulan Sukses mengelola enam unit usaha yang terdiri atas gedung persewaan, perdagangan, pengelolaan sampah, wisata alam Arenan Kalikesek, simpan pinjam, dan unit usaha lainnya yang saling mendukung dalam pengembangan ekonomi desa.

Salah satu unit usaha yang menjadi magnet pengunjung adalah wisata alam Arenan Kalikesek. Destinasi wisata ini menawarkan konsep wisata berbasis alam dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki desa secara berkelanjutan. Pengunjung dapat menikmati kolam renang dengan air alami tanpa menggunakan kaporit, terapi ikan, homestay, hingga wisata edukasi yang terus dikembangkan.

Berbagai inovasi juga dilakukan secara berkala untuk menjaga peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Setiap bulan, pengelola melakukan pengembangan layanan maupun fasilitas wisata agar mampu memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

Kepala Desa Sriwulan, Sulistiyo, mengatakan pengembangan Arenan Kalikesek masih memiliki peluang yang besar untuk terus ditingkatkan. Saat ini, pengelolaannya masih berada dalam proses pembentukan badan hukum BUMDes sehingga sejumlah tahapan administrasi terus dilakukan.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Sriwulan juga tengah mengupayakan kerja sama dengan Perhutani untuk mendukung pengembangan kawasan wisata. Hanya saja, terdapat kendala terkait aturan kerja sama sebelumnya yang memiliki masa berlaku selama satu tahun sehingga diperlukan penyesuaian kebijakan agar pengelolaan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah desa dan pengelola untuk terus memaksimalkan potensi yang dimiliki. Berbagai inovasi terus disiapkan guna meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait