Lapas Kendal Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, Warga Binaan Dilibatkan

Lapas Kendal sulap lahan 8,6 ha jadi produktif, libatkan 20 warga binaan kembangkan pertanian, perikanan, dan peternakan.
KENDAL ,puskapik.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal mulai mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur dengan merintis program pertanian, perikanan, dan peternakan pada tahun 2026.
Lahan seluas 8,6 hektar yang berada di Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, kini disulap menjadi kawasan produktif.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Baca Juga: TBC dan Stunting di Kendal Masih Tinggi, Sosialisasi GERMAS Digencarkan
Berbagai sektor usaha mulai dikembangkan di lokasi tersebut. Di bidang perikanan, Lapas Kendal membudidayakan ikan nila, bandeng, dan kepiting.
Sementara di sektor peternakan, dikelola bebek petelur, entok, serta ayam jawa super.
Jumlah bebek petelur yang dibudidayakan mencapai 1.400 ekor. Sedangkan pada sektor pertanian, lahan dimanfaatkan untuk menanam jagung dan singkong sebagai komoditas utama.
Baca Juga: 112 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi di BLK Batang, Siap Masuk Dunia Kerja
Pengelolaan lahan ini melibatkan 20 warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi. Mereka merupakan warga binaan dengan masa hukuman yang segera berakhir.
Seluruh proses pengolahan lahan dilakukan langsung oleh warga binaan, mulai dari persiapan hingga perawatan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan keterampilan praktis.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Darwanto, mengatakan program ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pembinaan berbasis keterampilan.
“Upaya ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pembinaan berbasis keterampilan bagi warga binaan,” ujarnya.
Meski demikian, program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam pengembangan serta menjaga konsistensi produktivitas lahan.
Namun, program ini diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka dapat hidup mandiri dan produktif.
Melalui pemanfaatan lahan tidur ini, Lapas Kendal tidak hanya menciptakan kegiatan produktif, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki masa depan yang lebih baik. **
Artikel Terkait

Bekal Hidup Baru, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Pelatihan Membuat Roti

Petani Kendal Dilatih Racik Obat Hama Alami dari Jagung dan Akar Bambu

Menjelang Waisak 2026, Momentum Kerek Ekonomi Kawasan Candi Borobudur
