Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Kolong Jembatan Sungai Pening Kendal

Kamis, 7 Mei 2026 | 17.21
Proses evakuasi mayat perempuan dari bawah jembatan kalipening. (edhot)
Proses evakuasi mayat perempuan dari bawah jembatan kalipening. (edhot)

Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di kolong Jembatan Sungai Pening Kendal, diduga meninggal akibat sakit tanpa tanda kekerasan.

KENDAL, puskapik.com - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di kolong bawah Jembatan Sungai Pening yang berada di Jalan Raya Soekarno-Hatta Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, Kamis (7/5/2026).

Korban diduga merupakan seorang gelandangan yang selama ini berada di sekitar lokasi.

Penemuan jenazah tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan jembatan.

Baca Juga: PCNU Kendal Terima Hibah Rp20 Miliar, Pembangunan RSNU Masuki Tahap Penting

Polisi bersama tim medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap korban.

Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 70 tahun.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos warna putih bermotif batik merah, berambut pendek dan memiliki postur tubuh kurus.

Baca Juga: Dua Kebakaran Terjadi Lagi di Kendal, Tungku Masak dan Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu

Mayat pertama kali ditemukan oleh Alexander, seorang pemulung asal Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tinggal di area kolong jembatan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Gemuh IPDA Parno Kristanto menjelaskan, sebelum menemukan korban, saksi baru pulang dari mencari barang rongsokan di wilayah Weleri.

“Awal kejadian saksi seorang pemulung bernama Alexander pulang dari mencari rongsok di daerah Weleri kemudian kembali ke kolong bawah Jembatan Sungai Pening melihat seorang perempuan tanpa identitas dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melapor kepada perangkat Desa Jenarsari. Informasi itu selanjutnya diteruskan ke Polsek Gemuh untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Kendal dan anggota Samapta kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan identitas korban.

Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan tenaga medis serta PMI Kabupaten Kendal guna melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait