Melayat ke Rumah Duka Mozza, Ahmad Luthfi Akan Kawal Penanganan Kasus hingga Tuntas

Minggu, 6 September 2026 | 20.28
puskapik

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melayat ke rumah duka Mozza Axillia Gunarsa di Bergas. Luthfi menyatakan akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas.

​SEMARANG, puskapik.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melayat ke kediaman almarhumah Mozza Axillia Gunarsa (18) di Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu, 6 September 2026.

Dalam kunjungannya, Luthfi menyampaikan

belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu sekaligus untuk menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada orangtua dan seluruh keluarga yang ditinggalkan.

"Saya menyampaikan belasungkawa, semoga husnul khotimah. Semoga Bapak, Ibu, dan adik dikuatkan dan diberikan ketabahan," kata Luthfi kepada orangtua Mozza, Singgih Datya Gunarsa dan Defita Riana.

Baca Juga: Kabupaten Kendal Bidik Tiga Besar Porsadin Jateng

Di tengah kunjungan itu, Luthfi juga sempat berdialog dengan Singgih dan Defita tentang kronologi awal korban menghilang, proses pencarian, hingga korban ditemukan dalam kondisi meninggal di daerah Jangli, Kota Semarang.

Ia menambahkan bahwa kasus yang menimpa Mozza agar dijadikan pelajaran bersama, baik para orangtua, anak-anak, hingga aparat penegak hukum.

Ia juga akan berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian demi memastikan proses hukum berjalan cepat dan tuntas.

Baca Juga: Anggota DPRD Kendal Mora Sandhy Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat

"Kami akan membantu mengawal penanganan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar prosesnya segera ditangani secara tuntas. Peristiwa ini hendaknya dijadikan pelajaran untuk kita semua, juga untuk para orangtua," ujarnya.

Sementara itu, Singgih menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Ahmad Luthfi yang sudah menyempatkan datang ke rumah duka. Menurutnya, ucapan belasungkawa untuk Mozza serta dukungan kepada keluarga sangat berarti.

Dalam kesempatan itu, Singgih juga menyampaikan harapannya kepada Gubernur Luthfi agar ikut membantu berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan.

"Terima kasih kepada Pak Gubernur atas ucapan belasungkawa dan dukungannya. Saya harap keadilan yang sebenar-benarnya untuk putri kami, saya harap tidak ada keringanan bagi tersangka," ujarnya kepada Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Singgih juga menceritakan bagaimana harapan besar keluarga kepada putri pertamanya tersebut.

Apalagi, setelah tahu Mozza diterima di Universitas Diponegoro setelah lulus di ujian masuk perguruan tinggi. Namun takdir berkata lain, Mozza hilang pada Juni 2025 sebelum tahu kalau jerih payahnya belajar masuk perguruan tinggi menuai hasil.

Halaman 1 dari 2