Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kendal Dikebut, 48 Desa Rampung

Sabtu, 16 Mei 2026 | 20.00
Forkompinda menyaksikan peresmian KDMP secara nasional sekaligus meresmikan KDMP Cepiring Sabtu 16 mei 2026. (edhot)
Forkompinda menyaksikan peresmian KDMP secara nasional sekaligus meresmikan KDMP Cepiring Sabtu 16 mei 2026. (edhot)

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kendal terus dikebut, 48 desa rampung, ratusan lainnya masih proses, terkendala lahan dan status LP2B.

KENDAL, puskapik.com - Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Kodim 0715 Kendal terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah desa dan kelurahan.

Dari total target 246 desa, sebanyak 48 titik koperasi telah selesai dibangun, sementara ratusan lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan penyiapan lahan.

Komandan Kodim 0715 Kendal Ade Sohali saat meresmikan KDMP Cepiring Sabtu 16 Mei 2026 mengatakan percepatan pembangunan KDMP menjadi salah satu tanggung jawab yang diberikan kepada Kodim guna mendukung penguatan ekonomi desa.

Baca Juga: Kakak Beradik Ditemukan Tewas Tenggelam di Kubangan Sungai Bodri Kendal

“Sebanyak 246 desa sudah masuk portal, dengan 163 titik yang sudah terbangun. Dari jumlah itu, 48 desa sudah selesai, sedangkan sisanya masih progres pembangunan,” ujarnya.

Menurut Dandim, saat ini masih terdapat 121 titik yang terkendala persoalan lahan. Sejumlah lokasi diketahui masuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga masih berdiri bangunan lama sehingga belum dapat langsung dibangun koperasi.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemkab Kendal untuk menyiapkan lahan yang bisa digunakan membangun Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.

Baca Juga: 162 Koperasi Desa Merah Putih di Brebes Diresmikan, Ini Pesan Bupati Paramitha

Ia menambahkan, khusus wilayah kelurahan di Kecamatan Kota Kendal hingga kini belum memiliki lahan siap bangun. Karena itu, Kodim bersama pemerintah daerah sedang melakukan pendataan aset yang memungkinkan digunakan sebagai lokasi koperasi.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan pembangunan KDMP terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, sebanyak 48 desa telah selesai membangun koperasi dan 117 desa lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Lahan yang sebenarnya sudah siap bangun dan tidak terkendala LP2B maupun LSD ada 11 titik. Namun masih menunggu proses input ke portal Agrinas,” katanya.

Bupati menjelaskan, kendala terbesar saat ini berada di wilayah kelurahan yang lahannya masih masuk kategori LP2B. Untuk itu, Pemkab Kendal akan menggelar rapat khusus membahas penyiapan lahan koperasi di kawasan perkotaan.

Menurutnya, pemerintah daerah harus terlebih dahulu mengajukan rekomendasi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pusat agar lahan dapat dikeluarkan dari status LP2B dan selanjutnya diinput ke portal Agrinas.

“Kami targetkan secepatnya selesai, tetapi masih menunggu rekomendasi dari pusat,” tegasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait