Pemprov Jateng Fokus Benahi Kemiskinan dan Ketahanan Pangan di Brebes

Jumat, 8 Mei 2026 | 06.56
puskapik

Pemprov Jateng gelontorkan Rp28 miliar untuk Brebes, fokus atasi kemiskinan, perkuat ketahanan pangan, dan dorong investasi serta pengembangan industri.

BREBES, puskapik.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelontorkan bantuan senilai Rp 28,01 miliar untuk Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026).

Bantuan jumbo tersebut difokuskan untuk percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, hingga pengembangan kawasan industri baru di wilayah perbatasan Jawa Tengah itu.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelontorkan berbagai bantuan untuk Kabupaten Brebes, untuk percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, hingga pengembangan kawasan industri baru, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Gubernur Luthfi Peluk Siswi Miskin Brebes yang Menangis Bisa Sekolah Gratis

Penyerahan bantuan senilai Rp 28,01 miliar itu dilakukan di Pendopo Kabupaten Brebes. Bantuan mencakup berbagai sektor strategis, mulai pertanian, peternakan, pendidikan, kelistrikan, perumahan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rawan pangan.

“Kalau mereka tidak kita kasih atensi untuk mengembangkan wilayahnya maka dia akan tertinggal. Untuk itu bantuan ini kita berikan sebagai bentuk kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Tinggi, Peminat Pendidikan Kejar Paket di Batang Didominasi Kalangan Pekerja

Brebes menjadi salah satu dari 10 daerah prioritas penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS Maret 2025, persentase penduduk miskin di Brebes tercatat tertinggi di Jateng, yakni mencapai 14,15 persen.

Dari total bantuan Rp 28,01 miliar tersebut, sektor pertanian dan peternakan mendapat alokasi terbesar senilai Rp 7,03 miliar. Bantuan itu meliputi rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebanyak 920 paket senilai Rp 3,5 miliar, irigasi perpipaan delapan paket Rp 752 juta, bantuan benih padi, jagung, dan durian Rp 1,524 miliar, hingga pengembangan budidaya tebu, kelapa genjah, tembakau, dan cengkeh senilai Rp 1,201 miliar.

Selain itu, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan TMMD di empat titik senilai Rp 921 juta, bantuan pembangunan hunian baru bagi korban bencana sebanyak 18 unit senilai Rp 900 juta. Adapun sambungan listrik gratis dan pompa air tenaga surya Rp 131,6 juta, hingga bantuan sosial UEP, KUBE, dan KaJen senilai Rp 1,515 miliar.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait