Perpustakaan Jawa Tengah Raih DAK Nonfisik Rp17,6 Miliar

Pemprov Jateng memperoleh DAK Nonfisik Rp17,6 miliar untuk sektor perpustakaan 2026 guna memperkuat literasi di tengah ditiadakannya DAK Fisik.
SEMARANG, puskapik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sukses memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik senilai Rp17,6 miliar untuk sektor perpustakaan pada tahun 2026. Pencapaian ini dinilai penting, mengingat pada tahun tersebut pemerintah pusat meniadakan DAK Fisik di sejumlah sektor.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Acara Harmonisasi Program Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah bertema Ngopeni Nglakoni Arsip dan Literasi Menuju Jawa Tengah Maju dan Berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks gubernuran Kota Semarang, Kamis, 29 Januari 2026.
"Terima kasih Pak dapat alokasi DAK Rp17 miliar untuk se-Jawa Tengah ya. Dan terima kasih Pak DAK-nya tidak dipotong karena di DAK yang lain yang fisik hilang semua Pak,"ujarnya.
Baca Juga: Fikri Faqih Nilai Kenaikan Insentif Guru Honorer Jadi Rp 400 Ribu Belum Ideal
Sekda menegaskan, bahwa anggaran tersebut merupakan amanah besar yang harus dikelola secara bertanggung jawab dan berintegritas.
“Besar atau kecilnya anggaran itu sama-sama amanah. Semua harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama saat ini adalah masih rendahnya niat baca masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan DAK Nonfisik untuk perpustakaan diharapkan dapat memperkuat program peningkatan literasi di Jawa Tengah.
Menurut Sumarno, DAK tersebut harus menjadi pengikat sinkronisasi dan harmonisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Baca Juga: Selama Ramadan, Pemprov Jateng akan Tutup Bukit Mongkrang
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan Jawa Tengah, khususnya melalui penguatan literasi.
Artikel Terkait

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemulihan Banjir dan Longsor Pemalang

Polda Jateng Petakan Kerawanan Jalur Pantura Jelang Ops Ketupat Candi 2026

Perkuat Tanggul Kritis Sungai Bodri, Warga di Kendal Pasang Bambu dan Karung Berisi Pasir
