Pesantren Diperkuat sebagai Penggerak Kemandirian Ekonomi

Minggu, 25 Januari 2026 | 16.35
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen

Wagub Jateng Taj Yasin dorong pesantren jadi penggerak ekonomi lewat wirausaha santri, sekaligus apresiasi hafidz Al-Qur’an dengan bisyarah.

Wafiq, yang juga merupakan mahasiswi di Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK), menjadi salah satu penerima program Bisyarah (tali asih) bagi penghafal Al-Qur'an dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baginya, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan bentuk pengakuan nyata atas perjuangannya menjaga ayat-ayat suci.

"Alhamdulillah, untuk kali ini tahfidz di Jawa Tengah benar-benar diapresiasi," ucap Wafiq.

Ia akan menggunakan bantuan ini untuk sesuatu yang bermanfaat serta menaruh harapan besar agar program tersebut terus berlanjut di masa depan.

Menurutnya, perhatian pemerintah menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi para santri untuk tetap istiqomah menghafalkan Al-Qur'an.

"Harapannya ke depan bantuan ini sebaiknya diteruskan untuk memotivasi menghafal Al-Quran," ujarnya. **

Halaman 2 dari 2

Artikel Terkait