Petugas Gabungan Intensifkan Pendinginan, Bara di TPA Lama Darupono Kendal Diwaspadai

Petugas gabungan mengintensifkan pendinginan di TPA lama Darupono, Kendal, untuk mencegah bara di dalam tumpukan material memicu api kembali.
KENDAL, puskapik.com – Penanganan kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lama Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, masih berlanjut. Memasuki hari ketiga pascakebakaran, Rabu 16 September 2026, petugas gabungan terus melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Proses cooling down dilakukan karena bara masih berpotensi tersimpan di bagian dalam tumpukan material. Kondisi tersebut membuat petugas tidak hanya memadamkan titik yang terlihat, tetapi juga menyiram bagian-bagian tumpukan yang dinilai masih menyimpan panas.
Kodim 0715/Kendal mengerahkan personel dan satu unit water tank untuk membantu proses pendinginan di kawasan TPA.
Pasiops Kodim 0715/Kendal Lettu Cpl Didik Irawan mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali agar proses penanganan pascakebakaran terus dilakukan sampai kondisi lokasi benar-benar aman.
Baca Juga: Masuk Semifinal, Kafilah Ditantang Gali Gagasan Soal “Ecotheology”
“Kami mendapat arahan dari Dandim 0715/Kendal untuk terus melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi pascakebakaran. Hari ini Kodim mengerahkan 35 personel,” kata Didik.
Selain Kodim, proses pendinginan melibatkan sejumlah unsur. Terdapat delapan personel Polres Kendal, dua personel DLH, dua personel BPBD dan empat personel Damkar yang ikut diterjunkan ke lokasi.
Didik menjelaskan, proses cooling down menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran TPA. Bara yang berada di bagian dalam tumpukan material dapat memunculkan kembali asap atau api meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.
“Pendinginan dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasi agar bara yang masih tersisa di dalam tumpukan material tidak kembali memicu munculnya api,” ujarnya.
Baca Juga: Kompak, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Posting Foto Duduk Berdampingan
Petugas menggunakan water tank untuk menyiram kawasan yang masih membutuhkan pendinginan. Pemantauan juga terus dilakukan untuk mendeteksi apabila terdapat titik panas atau asap yang kembali muncul.
Kondisi tumpukan material di kawasan TPA menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan pascakebakaran. Karena itu, petugas melakukan pendinginan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wahyu Setiaji dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Darupono.
Baca Juga: Puluhan Santri Belajar Kepemipinan Bersama Wagub Taj Yasin
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0715/Kendal, Polri, Damkar, BPBD, dan seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pemadaman api hingga penanganan pascakebakaran,” ungkap Wahyu.