Program Pemprov Jateng untuk Memperkuat Pembangunan Keluarga

Selasa, 14 April 2026 | 15.09

Pemprov Jateng hadirkan berbagai program penguatan pembangunan keluarga guna meningkatkan kesejahteraan, ketahanan, dan kualitas hidup masyarakat.

SEMARANG, puskapik.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memperkuat pembangunan keluarga di wilayahnya melalui berbagai program.

Hal itu dilakukan dengan mengimplemantasikan program prioritas nasional berupa Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Sebagai informasi, Bangga Kencana merupakan program nasional yang meliputi, Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Sidaya (Lansia Berdaya), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Super Apps.

Baca Juga: Kabupaten Tegal Borong Penghargaan di TOP BUMD Award 2026, Raih Golden Award

Program Genting, diimplementasikan melalui Penguatan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga), advokasi dan ngopi penak (webinar seputar keluarga). Program Tamasya diimplementasikan melalui Kabupaten/kota Layak Anak, Forum Anak, SE Gubernur tentang Penyediaan Tempat Penitipan Anak Pekerja/Buruh No. 560/0002599 Tahun 2024, sekolah ramah anak, dan advokasi pengasuhan positif pada pengasuh daycare.

Sedangkan Program GATI didukung melalui Garpu Perak, SE Gubernur tentang Gerakan SatuJamku, Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) dan Kampanye He For She. Pada program Sidaya, Pemprov Jateng memiliki terobosan Serat Kartini (Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini), dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Sedangkan program Super Apps diwujudkan dalam aplikasi berbasis internet.

Baca Juga: Menteri Ferry Juliantono: Jawa Tengah Tercatat Paling Cepat Wujudkan Koperasi Berbadan Hukum

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, melalui Program Bangga Kencana, ia mengajak agar masyarakat kembali ke keluarga. Sebab, saat ini banyak anak-anak ketika menghadapi masalah justru curhat ke artificial intelligence (AI).

“Ternyata banyak curhatnya ke temannya ke AI. Tidak ke keluarga, tidak ke Bapak ibunya. Ini kita prihatin," ucapnya saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, di Gedung Grhadika Bakti Praja Semarang pada Selasa, 14 April 2026.

Karenanya, rapat koordinasi tersebut dinilai strategis untuk menentukan langkah dalam membangun keluarga yang kuat, sejahtera, dan bisa menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait