PT Anugerah Bahari Pasifik Perkenalkan Peluang Kerja Akuakultur Global di UGM

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12.06
puskapik

PT Anugerah Bahari Pasifik menjajaki kerja sama dengan Departemen Perikanan UGM untuk membuka peluang kerja akuakultur global melalui program Visa E-7-3.

YOGYAKARTA, puskapik.com – PT Anugerah Bahari Pasifik menjajaki kerja sama dengan Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) guna membuka peluang penempatan tenaga profesional akuakultur ke luar negeri, Jumat 12 Juni 2026.

Audiensi yang berlangsung di Departemen Perikanan UGM itu dipimpin Direktur Utama PT Anugerah Bahari Pasifik, Hengki Wijaya.

Rombongan disambut Ketua Departemen Perikanan UGM, Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., bersama jajaran dosen dan pengelola program studi.

Kunjungan perusahaan agen penyaluran tenaga kerja ke luar negeri yang berpusat di Kabupaten Pemalang itu menjadi wadah diskusi strategis mengenai peluang pengembangan karier internasional bagi lulusan dan tenaga profesional bidang perikanan dan akuakultur.

Baca Juga: BNN dan Pramuka Kota Tegal Bentuk Saka Anti Narkoba, Fokus Lindungi Pelajar

Selain memperkenalkan program Visa E-7-3, audiensi juga membahas potensi kolaborasi yang dapat mendukung peningkatan daya saing lulusan Perikanan UGM di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, Prof. Alim Isnansetyo menyampaikan bahwa perkembangan industri akuakultur global membuka peluang yang semakin luas bagi lulusan perikanan Indonesia.

Oleh karenanya, perguruan tinggi perlu terus memperkuat jejaring dengan berbagai mitra industri dan dunia kerja agar mahasiswa memiliki akses terhadap informasi, pengalaman, dan peluang karier yang lebih beragam.

Baca Juga: Gangguan Listrik di Kota Tegal Meluas, Warga Pertanyakan Keandalan PLN

Sementara itu, Divisi Korea PT Anugerah Bahari Pasifik, Destara Carolina, menjelaskan bahwa program Visa E-7-3 Teknisi Akuakultur dirancang untuk mendukung kebutuhan tenaga profesional di sektor akuakultur internasional.

Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif jalur pengembangan karier bagi lulusan perikanan yang memiliki kompetensi teknis dan kesiapan bekerja di lingkungan global.

Diskusi keduanya membahas berbagai aspek, mulai dari kebutuhan kompetensi tenaga kerja akuakultur, peluang kerja internasional, hingga kemungkinan pengembangan program kolaboratif yang bermanfaat bagi mahasiswa dan alumni Departemen Perikanan UGM.

Bagi Departemen Perikanan UGM, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri perikanan yang terus berkembang.

Melalui kerja sama yang baik antara perguruan tinggi dan dunia usaha, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk berkontribusi pada sektor perikanan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Audiensi itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Departemen Perikanan UGM, mulai dari kualitas pendidikan, aktivitas penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia perikanan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan institusi.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait