Revitalisasi Taman Kalireyeng Kendal Terkendala Status Kepemilikan

Revitalisasi Taman Kalireyeng Kendal tertunda karena status aset belum jelas, sejumlah fasilitas rusak dan anggaran dialihkan ke taman lain.
KENDAL, puskapik.com – Rencana revitalisasi Taman Kalireyeng di pusat Kota Kendal hingga kini belum dapat direalisasikan.
Kendala status kepemilikan bangunan membuat Pemerintah Kabupaten Kendal belum bisa menggunakan anggaran daerah untuk melakukan perbaikan fasilitas di kawasan taman tersebut.
Taman Kalireyeng yang dibangun pada tahun 2011 itu dulunya menjadi salah satu ikon Kota Kendal.
Baca Juga: Program “Emping Pedas” DPMPTSP Kendal Jemput Bola Bantu UMKM Kendal Kantongi NIB
Lokasinya yang berada di tengah kota menjadikan taman ini ramai digunakan masyarakat untuk kegiatan hiburan, rekreasi keluarga, hingga aktivitas pelaku UMKM. Namun kini kondisi taman terlihat kurang terawat.
Sejumlah fasilitas seperti gedung kegiatan, panggung hiburan, dan tempat UMKM mengalami kerusakan. Beberapa bagian bangunan terlihat lapuk dan mulai rapuh sehingga memerlukan perbaikan segera.
Baca Juga: Info Loker Tegal, PT Wahana Gula Investama Butuh Orang, Bidang Operator Pabrik
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto, mengatakan pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan anggaran revitalisasi pada tahun 2026.
Namun pelaksanaan perbaikan belum dapat dilakukan karena aset bangunan masih tercatat milik kelompok pemberdayaan masyarakat.
“Karena status bangunan belum menjadi aset pemerintah daerah, anggaran perbaikan tidak bisa digunakan untuk revitalisasi,” ujarnya.
Menurut Aris, anggaran yang sebelumnya direncanakan untuk penataan Taman Kalireyeng akhirnya dialihkan untuk penataan Taman Hutan Klorofil dan Alun-alun Kendal.
Sementara itu, DLH hanya dapat melakukan pemeliharaan kebersihan dan perawatan ringan agar kawasan taman tetap nyaman dikunjungi masyarakat.
Meski sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, Taman Kalireyeng masih menjadi salah satu ruang terbuka favorit warga Kendal.
Suasana teduh dengan pepohonan rindang dan lingkungan yang bersih masih menarik masyarakat untuk bersantai maupun berolahraga.
Artikel Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman Cabul diringkus Polisi di Semarang

Sinergi Kabupaten/Kota di Jateng Diperkuat untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Syariah 2027

Stasiun Kaliwungu kendal Ditarget Beroperasi Lagi Tahun 2027, Pemkab Kendal Sambut Positif
