Rute Internasional Dorong Investasi Jateng

Kamis, 22 Januari 2026 | 17.40
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Pembukaan rute internasional oleh Ahmad Luthfi meningkatkan investasi di Jawa Tengah.

SEMARANG, puskapik.com - Atas inisiatif Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dibukanya rute penerbangan internasional Semarang–Kuala Lumpur dan Semarang–Singapura kian memudahkan mobilitas investor.

Apalagi, Singapura merupakan salah satu negara penyumbang investasi terbesar di Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, di kantornya, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: Investasi Jateng 2025 Lampaui Target, Padat Modal Kejar Alas Kaki

Menurutnya, penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani membawa keuntungan signifikan, baik bagi sektor pariwisata maupun investasi.

“Kami melihat, begitu rute Semarang–Singapura dibuka dengan maskapai Scoot, banyak pelaku usaha dari Singapura datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, yang mayoritas investornya berasal dari Singapura,” ujarnya.

Sakina menjelaskan, penerbangan langsung memangkas waktu tempuh ke Jawa Tengah karena investor tidak lagi harus transit di Jakarta.

Dengan begitu, efisiensi waktu perjalanan menuju KEK Kendal semakin meningkat.

Berdasarkan catatan DPMPTSP Jateng, investor asal Singapura menanamkan modal sebesar Rp11,43 triliun, atau 22,48 persen dari total penanaman modal asing (PMA).

Capaian tersebut menempatkan Singapura sebagai negara asal investor terbesar kedua di Jawa Tengah, setelah Hong Kong.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait