Speling Jadi Andalan Pemkab Kendal Dekatkan Dokter Spesialis hingga Pelosok Desa

Jumat, 10 Juli 2026 | 16.05
Program Speling (Spesialis Dokter Keliling) ke 22 di Balai Desa Nolokerto Kaliwungu. (edhot)
Program Speling (Spesialis Dokter Keliling) ke 22 di Balai Desa Nolokerto Kaliwungu. (edhot)

Program Speling di Kendal menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa. Layanan jemput bola ini memudahkan warga mendapat pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit.

KENDAL, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan melalui Program Speling (Spesialis Dokter Keliling).

Program yang mengusung konsep jemput bola ini menjadi upaya menghadirkan layanan dokter spesialis langsung ke desa sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan.

Program Speling digelar di Aula Kantor Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu ini menjadi titik ke-22 dari total 56 desa yang menjadi sasaran pelaksanaan program sepanjang 2026.

Baca Juga: DPRD Kota Tegal Ungkap 998 Temuan BPK, Ini Status Terbarunya

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Nia Setyanita, S.Kep., Ns., M.H., mengatakan Speling merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang didukung penuh Pemerintah Kabupaten Kendal untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

"Melalui Speling kami menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperkuat deteksi dini berbagai penyakit," ujarnya.

Menurut Nia, pemerataan pelayanan kesehatan menjadi fokus utama program tersebut. Kehadiran dokter spesialis di desa diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang selama ini terkendala jarak, biaya transportasi, maupun antrean di rumah sakit.

Baca Juga: Pemilik Bahu Lebar Merapat! Ini 3 Tips Pilih Atasan Biar Gak Kelihatan "Gagah"

Pelaksanaan Speling di Desa Nolokerto melibatkan Rumah Sakit Darul Istiqomah (RSDI) Kaliwungu dengan menghadirkan tiga dokter spesialis, yakni spesialis anak, spesialis obstetri dan ginekologi, serta spesialis jantung. Seluruh pelayanan juga didukung tenaga kesehatan dari Puskesmas Kaliwungu.

Dokter spesialis anak, dr. Tri Kartika, menilai pendekatan jemput bola seperti Speling menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain memberikan layanan pengobatan, program tersebut juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini berbagai penyakit.

"Semakin cepat masyarakat mendapatkan pemeriksaan, semakin besar peluang penyakit ditangani sejak awal. Program seperti ini juga mendukung pencegahan stunting dan berbagai penyakit kronis," katanya.

Manfaat program tersebut langsung dirasakan masyarakat. Sutiyem, warga Desa Nolokerto, mengaku sengaja membawa cucunya untuk diperiksa dokter spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.

"Biasanya kalau ke rumah sakit harus antre lama. Sekarang dokter spesialis datang ke desa sehingga kami lebih mudah mendapatkan pelayanan. Cucu saya langsung diperiksa dan kami jadi lebih tenang," tuturnya.

Program Speling di Kabupaten Kendal akan terus dilaksanakan hingga menjangkau 56 desa pada tahun 2026. Pemerintah berharap kehadiran layanan kesehatan bergerak ini mampu mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kegiatan di Desa Nolokerto dihadiri Plt Camat Kaliwungu Pratikno Joko Wijayanto, Direktur RSDI Kaliwungu Muhammad Arif Rida, Kepala Desa Nolokerto H. Nur Fatoni, Kepala Puskesmas Kaliwungu, serta ratusan warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait