Tiga Maling Gondol Dua Sepeda Milik Kadis Pertanian Kendal, Aksi Terekam CCTV

Rumah Kadis Pertanian Kendal disatroni maling dini hari, dua sepeda dan satu helm senilai Rp20 juta raib, aksi pelaku terekam CCTV.
KENDAL, puskapik.com – Rumah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, di Perumahan Green House, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, disatroni maling pada Selasa (26/5/2026) dini hari.
Dalam aksi pencurian tersebut, dua unit sepeda dan satu helm yang berada di teras rumah berhasil dibawa kabur pelaku. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Aksi para pelaku terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman terlihat tiga orang pelaku datang menggunakan mobil putih sekitar pukul 01.02 WIB.
Baca Juga: PT Makmur Bordir Sentral Tegal Buka Loker General Affair Staff
Ketiga pelaku mengenakan jaket hodi warna hitam dan masker sehingga wajah mereka sulit dikenali. Mereka juga tampak berbagi peran saat menjalankan aksi pencurian.
Satu pelaku memanjat pagar rumah untuk mengambil sepeda dari teras. Pelaku kedua berdiri di atas pagar sambil menerima dan memindahkan sepeda. Sedangkan pelaku ketiga bertugas membawa sepeda ke mobil yang terparkir di depan rumah.
“Betul mas, yang diambil 2 sepeda sama 1 helm,” kata Pandu saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: Pansus V DPRD Kabupaten Tegal Bahas 11 Poin Kebijakan Pendukung Investasi
Pandu mengaku baru mengetahui kejadian tersebut saat hendak berangkat kerja pada pagi harinya. Awalnya ia mengira sepeda dipindahkan oleh anaknya ke dalam rumah.
“Saya tanya anak saya, apa diletakkan di lantai 2, ternyata setelah dicek tidak ada. Terus cek CCTV itu baru tahu ternyata dimaling,” ungkapnya.
Dua sepeda yang hilang masing-masing bermerk Fixie Tsunami dan MTB Polygon seri D7. Menurut Pandu, kedua sepeda itu memiliki nilai sekitar Rp20 juta.
Ia mengaku selama ini sepeda tersebut biasa diletakkan di teras rumah bersama kendaraan lainnya dan tidak pernah terjadi masalah.
“Biasanya saya taruh di situ aman-aman saja. Mungkin sudah diintai,” ujarnya.
Meski pagar rumah dalam kondisi terkunci, pelaku tetap nekat memanjat pagar setinggi sekitar 2,5 meter untuk menjalankan aksinya.
Hingga kini, Pandu belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena masih berada di luar kota. Namun ia memastikan akan segera membuat laporan resmi setelah kembali ke Kendal.


