Jarang Dijumpai, Kempong Jadi Camilan Legendaris Khas Pesisir Tegal

Kempong merupakan camilan tradisional khas Tegal berbahan gembus atau ampas tahu. Gorengan ini memiliki tekstur renyah dengan bagian tengah yang kopong.
TEGAL, puskapik.com – Kempong merupakan salah satu camilan tradisional khas Tegal yang hingga kini masih dikenal masyarakat.
Gorengan ini memiliki keunikan karena dibuat dari gembus atau ampas tahu yang diolah menjadi makanan gurih dengan tekstur renyah dan bagian tengah yang kopong.
Gembus yang menjadi bahan utama terlebih dahulu dihancurkan, kemudian dicampur dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, ketumbar, dan garam.
Baca Juga: Paguyuban Mitra MBG Pemalang Buka Suara Soal Iuran Rp500 Ribu per Bulan
Setelah bumbu tercampur rata, adonan dibentuk dan dilapisi dengan adonan tepung sebelum digoreng dalam minyak panas.
Saat digoreng, adonan tepung akan mengembang sehingga menghasilkan bentuk yang menggembung.
Bagian luarnya berwarna kuning keemasan dan renyah, sedangkan bagian dalamnya cenderung kosong. Kondisi tersebut menjadi ciri khas sekaligus asal penamaan kempong.
Baca Juga: Aspal Amblas dalam Sepekan, DPRD Kota Tegal Minta Proyek Dievaluasi
Dari sisi rasa, kempong memiliki cita rasa gurih dengan perpaduan tekstur renyah pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam.
Camilan ini umumnya lebih nikmat disantap selagi hangat dan kerap disajikan bersama cabai rawit.
Kempong menjadi salah satu contoh kuliner tradisional yang memanfaatkan bahan sederhana dan terjangkau menjadi makanan bernilai ekonomi.
Keberadaannya turut menambah kekayaan kuliner khas Tegal, bersama sejumlah makanan lain seperti tahu aci, sate kambing, teh poci, dan berbagai kuliner tradisional lainnya. **
Akbar Rizky Dwi Firmansah Siswa PKL SMK Binus Kabupaten Tegal