Bupati Fadia Salurkan Bantuan, Pastikan Warga Terdampak Banjir Tertangani

Minggu, 25 Januari 2026 | 13.10
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, membagikan bantuan logistik dan obat-obatan
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, membagikan bantuan logistik dan obat-obatan

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, cepat menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan untuk ratusan warga terdampak banjir yang mengungsi di Gedung Kopindo, Wiradesa.

PEKALONGAN, puskapik.com - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sigap menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan kepada ratusan warga terdampak banjir yang kini mengungsi di Gedung Kopindo, Wiradesa.

Para pengungsi berasal dari desa-desa di Kecamatan Tirto, antara lain Desa Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo, yang terpaksa meninggalkan rumah akibat jebolnya tanggul Sungai Sengkarang.

Didampingi Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar dan kepala OPD terkait, Bupati Fadia memastikan bahwa fasilitas di pengungsian telah siap menyambut warga yang baru saja dievakuasi.

"Insya Allah di sini selama mengungsi makanan tidak akan kurang. Mungkin tidak mewah, tapi cukup. Tempat tidur dan obat-obatan juga kita pastikan tersedia semuanya," ujar Bupati di sela-sela pembagian bantuan.

Baca Juga: Longsor di Bongas Watukumpul Pemalang, Dua Orang Tertimbun

Melihat kondisi warga yang kini berada di pengungsian, Bupati Fadia menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah keselamatan jiwa dan percepatan surutnya air.

Pihaknya terus memantau kinerja rumah pompa dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk perbaikan darurat tanggul yang jebol.

"Kita Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan berusaha maksimal bagaimana agar banjir cepat surut, terus berkomunikasi dengan provinsi, dan juga memastikan rumah pompa bisa berfungsi semuanya," pungkas Bupati.

Diketahui bahwa kondisi di lapangan memang sempat mencekam sejak jebolnya tanggul di Tegaldowo. Air yang melimpah dari bantaran sungai menyebabkan pemukiman di Desa Mulyorejo dan sekitarnya terendam cukup dalam hingga melumpuhkan aktivitas.

Sejak Sabtu (24/1/2026) pagi, tim SAR gabungan dan TNI dari Kodim 0710/Wijayakusuma dikerahkan menggunakan kendaraan militer untuk menjemput warga yang sebelumnya sempat bertahan di dalam rumah untuk dibawa ke tempat pengungsian yang aman. **

Artikel Terkait