Festival Domba Sakub, Harapan Baru Brebes di Panggung Nasional
Selasa, 26 Agustus 2025 | 02.48

PUSKAPIK.COM, Brebes - Pemerintah Kabupaten Brebes terus mendorong transformasi identitas daerah melalui penguatan sektor peternakan lokal. Dalam Festival Domba Sakub Piala Bupati Brebes 2025, Bupati ...
PUSKAPIK.COM, Brebes - Pemerintah Kabupaten Brebes terus mendorong transformasi identitas daerah melalui penguatan sektor peternakan lokal.
Dalam Festival Domba Sakub Piala Bupati Brebes 2025, Bupati Paramitha Widya Kusuma menyampaikan harapan agar Domba Sakub kelak menjadi ikon baru Brebes di tingkat nasional. Festival ini digelar juga dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 80.
"Festival Domba Sakub ke depan harus jadi ikon baru dari Brebes untuk Indonesia, tidak hanya dikenal sebagai kota bawang," ujar Paramitha dalam sambutannya di Lapangan Bumi Perkemahan Kebun Teh Kaligua, Paguyangan, Senin (25/8/2025).
Festival ini digelar sebagai bagian dari peringatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2025, dan dihadiri oleh ribuan peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Jawa Tengah—termasuk Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, dan komunitas peternak.
Domba Sakub, yang berasal dari dataran tinggi Kaligua, kini mulai menarik perhatian peternak nasional. Dengan harga mencapai Rp30 juta per ekor dan permintaan yang terus meningkat, Sakub menunjukkan potensi besar sebagai ternak unggulan.
Pemerintah Kabupaten Brebes tengah memproses pematenan Sakub sebagai plasma nutfah lokal, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berbasis peternakan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Brebes, drh. Ismu Subroto, menegaskan bahwa penyebaran Sakub ke berbagai wilayah membuktikan kualitas genetik dan daya saingnya.
"Awalnya peternak hanya beli indukan dari Kaligua. Sekarang Domba Sakub sudah berkembang pesat dan jadi kebanggaan peternakan Jawa Tengah," ujarnya.
Rangkaian festival berlangsung semarak, mulai dari senam bersama, kirab budaya, arak-arakan Bupati, kontes domba, gerakan pangan murah, hingga pembagian paket Gerimis Telur (Gerakan Intensif Minum Susu dan Makan Telur).
Selain kontes, festival ini menghadirkan bimbingan teknis dari BRIN, IPB, dan komunitas Domba Seni Lokal Yogyakarta. Kolaborasi antara BUMP PT.
Domba Sakub Maju Jaya, HPDKI Brebes, dan DPKH Brebes menjadi motor penggerak pelestarian plasma nutfah lokal. Pemeriksaan kesehatan hewan, penerbitan SKLB, edukasi pakan, dan vaksinasi rabies gratis turut melengkapi rangkaian acara.
Dengan semangat kolektif dan dukungan lintas sektor, Domba Sakub kini melangkah dari potensi lokal menuju panggung nasional.
Brebes tak lagi hanya dikenal dengan bawang merah, tetapi juga sebagai rumah bagi harapan baru yang tumbuh dari tradisi, inovasi, dan semangat masyarakatnya. **



