Jembatan Penghubung Trajumas–Bodas Rusak
Selasa, 16 Desember 2025 | 03.52

PEKALONGAN, puskapik.com – Jembatan penghubung antara Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, mengalami kerusakan dan tidak lagi berfungsi normal. Kondisi tersebut...
PEKALONGAN, puskapik.com – Jembatan penghubung antara Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, mengalami kerusakan dan tidak lagi berfungsi normal.
Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga dan membahayakan keselamatan pengguna, terutama pelajar yang setiap hari melintas.
Menyikapi hal itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf memimpin kerja bakti pembangunan jembatan, Senin (15/12/2025).
Jembatan sepanjang sekitar 10 meter dengan lebar 4 meter itu merupakan satu-satunya akses utama penghubung dua desa.
Sejak mengalami kerusakan, mobilitas warga terganggu, sementara para pelajar harus melintas dengan risiko keselamatan yang tinggi.
Kapolres Pekalongan hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres, di antaranya Kabag Log Kompol Busono, Kasat Reskrim AKP R. Danang Sri Wiratno, Kasat Samapta AKP Suhadi, serta Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi. Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur Forkopimcam, Perhutani, dan pemerintah desa setempat.
AKBP Rachmad mengatakan, pembangunan jembatan harus segera diselesaikan mengingat fungsinya yang vital bagi masyarakat.
Saat ini, proses pembangunan masih difokuskan pada pemasangan bronjong batu untuk memperkuat pondasi karena kondisi tanah di lokasi cukup labil.
“Jembatan ini adalah akses utama warga dan jalur pendidikan bagi anak-anak sekolah. Karena itu, pembangunannya harus dipercepat tanpa mengabaikan faktor keselamatan,” ujar Rachmad.
Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus memantau proses pembangunan hingga jembatan kembali dapat digunakan secara aman.
Selama masa pembangunan, warga diminta berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi.
Warga berharap jembatan tersebut segera rampung agar akses penghubung antar desa kembali normal dan aktivitas ekonomi maupun pendidikan tidak lagi terganggu. **



