Pasca-Penembakan OTK, Polres Pekalongan Siagakan Personel 24 Jam di Kedungwuni

Polres Pekalongan perketat pengamanan 24 jam di Kedungwuni Timur usai penembakan OTK, guna jaga keamanan dan cegah teror susulan.
PEKALONGAN, puskapik.com - Polres Pekalongan memperketat pengamanan di sekitar Jalan Sidodadi Indah, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang menyasar rumah Amat Muzakhin , Sabtu (14/2/2026) malam lalu.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah personel kepolisian disiagakan di titik-titik strategis sekitar kediaman korban. Kehadiran petugas berseragam ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah adanya potensi aksi teror susulan yang meresahkan warga sekitar.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan pasca-insiden yang melibatkan senjata api tersebut. Oleh karena itu, skema pengamanan melekat kini diberlakukan di area terdampak.
Baca Juga: Kapolres Pekalongan: Proyektil Asli dari Senpi, Tim Labfor Dalami Tipe Senjata
"Kami telah menempatkan personel untuk melakukan penjagaan 24 jam penuh di kediaman korban dan lingkungan sekitarnya. Ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian untuk memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali," ujar AKBP Rachmad.
Meski penjagaan diperketat, Kapolres meminta masyarakat untuk tidak merasa terintimidasi atau takut berlebihan. Kehadiran Polri di tengah pemukiman justru untuk menjamin aktivitas warga tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.
AKBP Rachmad mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menanggapi peristiwa yang terjadi akhir pekan lalu tersebut. Ia memastikan tim penyidik gabungan sedang bekerja keras di lapangan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.
"Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak panik. Percayakan penanganan kasus ini kepada kami. Kami terus melakukan pendalaman melalui keterangan saksi-saksi dan analisis rekaman CCTV guna membekuk pelaku sesegera mungkin," tegasnya.
Hingga saat ini, area di sekitar lokasi penembakan masih dalam pengawasan intensif. Polisi juga meminta partisipasi aktif masyarakat apabila melihat orang atau kendaraan yang mencurigakan untuk segera melapor melalui layanan pengaduan kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah di Kedungwuni Timur menjadi sasaran penembakan oleh seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian tersebut sempat memicu kekhawatiran warga akan stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Kedungwuni. **


