Kilas Balik Gedung KPT Brebes, Pernah Mangkrak 13 Tahun hingga Teras Ambruk
Senin, 22 September 2025 | 04.01

BREBES, puskapik.com - Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, kini sedang menjadi perhatian masyarakat. Hal ini menyusul bangunan teras gedung ini ambruk pada Minggu 21 September 2...
BREBES, puskapik.com - Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, kini sedang menjadi perhatian masyarakat. Hal ini menyusul bangunan teras gedung ini ambruk pada Minggu 21 September 2025.
Bahkan, di laporkan tiga orang mengalami luka-luka dalam insiden ini. Lalu bagaimana sejarah gedung megah di jalan Proklamasi Brebes ini di bangun?
Dari penelusuran puskapik.com, pembangunan Gedung KPT Brebes ini ternyata memiliki sejarah yang panjang dan berliku. Selain kodisi Kantor Bupati Brebes di Jalan P Diponegoro Brebes yang sudah tidak layak, Pemkab Brebes juga bercita-cita untuk memberikan pelayanan yang tersentral sehingga lebih cepat dan mudah. Hal ini menjadi latar belakang dibangunnya gedung KPT Brebes.
TERSANDUNG KASUS HUKUM
Dalam pembangunan Gedung KPT Brebes ini, tidak semulus di bayangkan. Proses awal pembangunan gedung ini di mulai di tahun 2008, saat Bupati Brebes di jabat Indra Kusuma. Alokasi anggarannya dari APBD senilai Rp 7,84 miliar, dan dilaksanakan oleh PT Adi Bima Pratama (ABP).
Namun dalam pelaksanaannya, proyek ini justru tersandung kasus hukum. Bahkan, telah menyeret tiga orang sebagai terpidana kasus korupsi proyek KPT Brebes ini. Yakni, Direktur Utama PT Adi Bima Pratama Rasiumun Setiyadie, Sekretaris DPU Brebes Ghodiman dan, Kepala Konsultan Pengawas CV Karya Pratama Brebes Andi Cibandono Hamidi.
Akibat kasus korupsi ini, proyek gedung KPT Brebes mangkrak. Dari target pembangunan awal 5,5 lantai hanya selesai 2,5 lantai. Bangunan yang mangkrak ini sekarang berdiri di belakang bangunan KPT Brebes saat ini.
Setelah mangkrak selama 13 tahun, di tahun 2021 pembangunan gedung KPT Brebes kembali dilanjutkan. Yakni, di saat Bupati Brebes Idza Priyanti. Pemkab Brebes mengalokasikan anggaran Rp 120 miliar untuk pembangunan Gedung KPT dengan 6 lantai ini.
Peletakan batu pertama di lakukan Bupati Idza Priyanti pada 27 September 2021. Untuk lokasi pembangunannya berada di depan bangunan KPT yang mangkrak, dengan luas lahan 29.921,25 meter persegi dan luas bangunan 12.500 meter persegi.
Mega proyek ini dilaksanakan oleh PT Istaka Karya (Persero) yang bergabung dengan PT Chimarder 777 selaku KSO.
Dalam proses pengerjaannya, proyek ini sempat didera isu akan dibubarkannya PT Istaka Karya (Persero) oleh Menteri BUMN Erick Tohir.
Akhirnya pada 31 Agustus 2022 Gedung KPT Brebes di resmikan Bupati Brebes saat itu, Idza Priyanti. Gedung KPT saat ini difungsikan untuk Kantor Bupati, Wakil Bupati, Sekretariat Daerah, Kantor Baperlitbangda dan Kantor Inspektorat Kabupaten Brebes.
Kemudian, ruang Auditorium atau ruang serbaguna. Untuk gedung ada 2 bagian, yakni, bagian depan 3 lantai dan bagian belakang 6 lantai.
Meski sudah selesai dan diresmikan, namum beberapa permasalah mendera Gedung KPT Brebes ini. Pada 5 November 2023 lalu, teras Gedung ini ambles. Lantaran masih dalam tahap pemeliharaan, pihak kontraktor bertanggung jawab memperbaiki kerusakan tersebut.
Kemudian, pada 11 Agustus 2025, plafon bagian depan gedung ini jebol akibat hujan deras. Terakhir, Minggu 21 Sepetember 2025, bangunan teras KPT Brebes ambruk saat dilakukan perbaikan. Perbaikan itu dilakukan terkait kerusakan yang terjadi pada bulan Agustus lalu.
Hingga Minggu malam, polisi masih memasang garis polisi di lokasi ambruknya teras KPT Brebes ini.***
Artikel Terkait

KPK Segel Kantor Bupati Pekalongan, Puluhan Pejabat Diperiksa

Remaja 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Nenek di Sragi Pekalongan

Operasi Pekat di Wiradesa Pekalongan, Polisi Gerebek Hotel, Seorang Wanita Diamankan
