Diwaspadai, Banjir di Sungai Gintung Bawa Material dari Gunung Slamet

Jumat, 23 Januari 2026 | 22.31
Material.sungai
Material.sungai

Banjir dilaporkan membawa material bebatuan serta kayu-kayu dari kawasan hutan Gunung Slamet, BPBD Pemalang terus memonitor

PEMALANG, puskapik.com – Kabar terjadinya banjir besar di Sungai Gintung, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, beredar di media sosial Jumat 23 Januati 2026 sore.

Banjir tersebut dilaporkan membawa material bebatuan serta kayu-kayu dari kawasan hutan Gunung Slamet.

Sungai Gintung diketahui merupakan aliran sungai yang berhulu langsung dari kawasan Gunung Slamet.

Baca Juga: Update Banjir di Pekalongan, Polisi Masih Siaga di Tiga Titik Wilayah Kedungwuni

Debit air sungai meningkat menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Pemalang sejak pagi.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pemantauan kondisi di lokasi.

“Masing-masing camat juga kita minta untuk stand by. Kita di BPBD siap siaga mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,” kata Agus Ikmaludin saat dikonfirmasi puskapik.com, Jumat petang.

Ia menambahkan, seluruh pemangku kebencanaan di Kabupaten Pemalang turut melakukan pemantauan secara intensif untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Dua Sungai di Pekalongan Meluap, Tim Gabungan Evakuasi Puluhan Warga

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat Kabupaten Pemalang masuk dalam wilayah berstatus siaga hujan lebat pada Dasarian III Januari 2026.

Status tersebut merupakan peringatan dini tertinggi terkait potensi curah hujan tinggi di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

BMKG memprakirakan curah hujan di wilayah berstatus siaga, termasuk Kabupaten Pemalang, berpotensi mencapai 200 hingga 300 milimeter per dasarian pada periode 21–31 Januari 2026.

Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang.***

Artikel Terkait