Hendak Ambil Mangga Jatuh, Warga di Pemalang Tertabrak Kereta

Pria di Pemalang tewas tertabrak KA Kamandaka saat hendak mengambil mangga yang jatuh di dekat rel. Korban terpental 7 meter dan meninggal di lokasi.
PEMALANG, puskapik.com – Seorang pria tanpa identitas tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Kamandaka di perlintasan rel KM 112+8/9, Dusun Kapangsari, Kelurahan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu 30 Mei 2026, pagi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.46 WIB. Korban diketahui sedang berjalan dari arah timur ke barat sambil membawa karung berisi buah mangga.
Saat berada di sekitar perlintasan, salah satu mangga yang dibawanya terjatuh hingga mendekati jalur rel. Korban kemudian berusaha mengambil buah itu tanpa menyadari adanya kereta api yang sedang melaju menuju lokasi.
Baca Juga: Gratis, Operasi Bibir Sumbing di Tegal, Kelahiran Anak Bibir Sumbing 8.000 Pertahun
Pada saat bersamaan, KA Kamandaka melintas dari arah timur ke barat. Penjaga palang pintu perlintasan sempat memberikan peringatan dengan berteriak kepada korban agar menjauh dari rel.
Namun, korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut sehingga tetap berada di area berbahaya. Akibatnya, korban tertabrak kereta dan terpental sekitar tujuh meter dari titik tabrakan.
Kapolsek Petarukan, AKP Amroni, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga tertabrak saat berusaha mengambil mangga yang jatuh di dekat rel.
Baca Juga: Dedy Yon Geram, Parkir Liar di Jalan Pancasila Tegal Masih Marak
"Korban berjalan membawa karung berisi mangga. Saat salah satu mangga terjatuh, korban berusaha mengambilnya. Pada saat bersamaan KA Kamandaka dari arah timur ke barat melintas. Sehingga tidak sempat menghindar," ujarnya.
Menurut Amroni, penjaga perlintasan sebenarnya telah berupaya memperingatkan korban sebelum kereta melintas. Akan tetapi, korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.
Benturan keras mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama warga setempat melakukan proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
AKP Amroni mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar jalur kereta api. Ia menegaskan bahwa area rel bukan tempat untuk beraktivitas karena sangat berisiko terhadap keselamatan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan saat melintas maupun berada di sekitar jalur kereta api guna menghindari kejadian serupa," pungkasnya. **


