Dua Dekade Roda Kendali Pemalang, Suguhkan Pertunjukan Wayang Empat Dalang

Dua dekade Roda Kendali Pemalang dirayakan lewat wayang empat dalang, suguhkan lakon sarat nilai budaya, kepemimpinan, dan kepedulian sosial warga.
PEMALANG, puskapik.com – Kolaborasi empat dalang dalam satu pertunjukan wayang disuguhkan Yayasan Roda Kendali Mengori, Kabupaten Pemalang dalam peringatan ulang tahunnya yang ke-20.
Pertunjukan wayang kulit semalam suntuk itu digelar di Gedung Yayasan Roda Kendali Mengori, Desa Mengori, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Sabtu 11 April 2026 malam.
Pagelaran tersebut menyuguhkan lakon “Parikesit Ratu” yang dibawakan oleh empat dalang, yakni Ki Noval Wisnu S, Ki Sugangsar M Jati, Ki Narendra Hang Eshan, dan Ki Marsudi Wahyu Nugroho.
Baca Juga: Satlantas Polres Tegal Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Pemberangkatan Jemaah Haji 2026
Perpaduan kepiawaian para dalang itu mampu menghidupkan cerita klasik yang sarat nilai kepemimpinan dan kebijaksanaan.
Ratusan warga pun tampak antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang didedikasikan oleh Yayasan Roda Kendali Mengori pada usianya yang menginjak 20 tahun itu.
Selain masyarakat umum, acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, serta Wakil Ketua II DPRD Pemalang, HM Wardoyo.
Ketua Yayasan Roda Kendali Mengori, Marsudi Wahyu Nugroho, menyampaikan rasa terima kasih kepada donatur, simpatisan, dan anggota yayasan yang mendukung terselenggaranya acara tersebut.
Baca Juga: Pasang Baliho “Stop Balap Liar”, Warga Bumiayu Brebes Kirim Pesan Keras ke Pelaku Balap Liar
Dalam momentum ulang tahun ke-20 ini, pihaknya tidak hanya menggelar pagelaran wayang, tetapi juga mengadakan santunan bagi anak yatim dan jompo sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Ini akan selalu menjadi dasar kami, karena roda kendali tahun 2026 ini sudah punya tagline yang baru, ‘Ngemong Budhi, Nguri-Uri Budaya Jawi’." tutur Marsudi Wahyu Nugroho.
"Maka selain nguri-uri budaya Jawi, kami juga berkomitmen selalu untuk mengadakan bakti sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Roda Kendali Mengori dalam melestarikan budaya Jawa di Kabupaten Pemalang.
“Semoga roda kendali setiap tahunnnya berkembang, setiap tahunnya melahirkan kader-kader, terutama para dalang, para sinden. Mengori harus bangga punya Roda Kendali,” kata Nurkholes.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara budaya dan sektor pariwisata ke depan. Menurutnya, keduanya merupakan satu kesatuan yang memiliki nilai strategis dalam promosi daerah.
Artikel Terkait

Latihan Kayak, Dua Remaja Hanyut di Sungai Laes Penggarit Pemalang

Tim Panahan Pemalang Raih Dua Medali di Kejurprov Junior Jateng

Prakiraan Cuaca Pemalang 22 Mei 2026, Waspada Hujan Ringan dan Angin Kencang
