Muscab 2026 PKB Pemalang, Tujuh Kandidat Berebut Kursi Ketua

Sebanyak tujuh kandidat bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Pemalang dalam forum Muscab di Aula Hotel Regina, Petarukan, Jumat 17 April 2026.
PEMALANG, puskapik.com – Sebanyak tujuh kandidat bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Pemalang dalam forum Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula Hotel Regina, Petarukan, Jumat 17 April 2026.
Dari ketujuh kandidat itu, empat di antaranya merupakan hasil penjaringan yang dilakukan oleh DPP PKB.
Mereka antara lain Iskandar Ali Syahbana, Makmun Riyad, Ajeng Triyani, dan Slamet Ramudji.
Sementara itu, ketiga kandidat lainnya adalah usulan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Ketiganya ialah Heru Kundhimiarso, Subur Musoleh, serta Ahmad Rousul Amir Almalik.
Diberitakan sebelumnya, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pemalang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai forum penentuan nahkoda baru partai, sekaligus langkah awal mempersiapkan Pemilu mendatang.
Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Pemalang itu digelar di Hall Hotel Regina, Petarukan, Jumat 17 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting PKB, di antaranya Ketua Bidang Kesehatan dan Penguatan Inklusi Disabilitas DPP PKB, Nihayatul Wafiroh, serta Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid.
Tampak hadir pula, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Ketua PCNU Kabupaten Pemalang, KH Abu Joharudin Bahry, beserta jajaran pengurus, serta para ketua partai politik dan ormas di Kabupaten Pemalang.
Dalam sambutannya saat membuka Muscab, Nihayatul Wafiroh menyampaikan amanah dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Baca Juga: Gempar, Warga Temukan Mayat Bayi dalam Lemari Kos di Desa Blubuk Tegal
Ia menegaskan bahwa kekuatan partai terletak pada struktur yang hidup hingga tingkat bawah.
"Pengurus PKB harus dikenal, bukan hanya di baliho semata, tetapi karena kehadirannya saat dlrakyat membutuhkan, melayani rakyat bukan kegiatan tambahan, tapi itu inti kerja politik PKB," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan etika dalam berpolitik bagi seluruh kader. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi faktor utama keberlangsungan partai. Maka itu, kader harus bisa memenangkan kepercayaan rakyat.***
Artikel Terkait

Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Pemalang Sasar Sekolah yang Berada di Lereng Gunung Slamet

Pengacara Muda Pemalang Raih Penghargaan Nasional dari FIF, The Best Lawyer

Jatah Solar Bersubsidi Nelayan Tanjungsari Pemalang 240 Kilo liter perbulan
