Gempar, Warga Temukan Mayat Bayi dalam Lemari Kos di Desa Blubuk Tegal

Jumat, 17 April 2026 | 21.10
Kasus penemuan bayi
Akhmad Samsudin, Ketua RT 001 RW 009 Dukuh Candrageni, Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, menunjukkan tempat kos tempat ditemukan mayat bayi dalam lemari, Jumat, 17 April 2026.

Penemuan mayat bayi di sebuah kamar kos, menggemparkan Warga Dukuh Candrageni, Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jumat, 17 April 2026 pagi.

SLAWI, puskapik.com - Penemuan mayat bayi di sebuah kamar kos, menggemparkan Warga Dukuh Candrageni, Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jumat, 17 April 2026 pagi.

Peristiwa terungkap sekitar pukul 05.15 WIB. Saksi Mohamad Tofik awalnya curiga melihat kerumunan lalat hijau keluar dari celah pintu kamar kos nomor 2.

Bersama saksi lain, Saepulloh, keduanya memutuskan mengecek kondisi kamar menggunakan kunci cadangan.

Baca Juga: Saat Lagu Kangen Dewa 19 Hidupkan Malam Puncak HUT ke-30 SMAN 1 Paguyangan Brebes

Saat pintu dibuka, aroma tidak sedap menyengat dan terlihat bercak darah di lantai bawah lemari.

Temuan ini segera dilaporkan ke Polsek Dukuhwaru.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan mayat bayi terbungkus kain sprei dan sarung bantal dalam posisi tengkurap di dalam lemari.

Ketua RT 001 RW 009 Dukuh Candrageni, Akhmad Samsudin, mengungkapkan warga mulai mencium bau bangkai sejak Kamis malam saat pemadaman listrik.

Namun pengecekan baru dilakukan keesokan harinya setelah lalat hijau terlihat semakin banyak.

"Penghuni kamar kos ini sangat tertutup dan jarang berkomunikasi dengan warga. Bahkan saya sebagai RT belum pernah bertatap muka langsung karena mereka selalu menghindar jika disapa," kata Akhmad Samsudin.

Baca Juga: 17.500 Pedagang Bakso di Jateng Didorong Naik Kelas, Sertifikasi Halal Jadi Kunci

Ia menambahkan, informasi warga menyebutkan ada tiga orang meninggalkan kos tersebut menggunakan ojek online pada Rabu sebelumnya.

Dari hasil pemeriksaan, bayi diperkirakan telah meninggal selama tiga hari. Di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan plasenta atau ari-ari.

Jasad bayi yang teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki itu telah dibawa ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk diautopsi Tim Forensik Bidang Dokkes Polda Jateng. Proses autopsi selesai dilakukan Jumat sore.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, melalui Kapolsek Dukuhwaru AKP Iman Agus Fatekurochim, menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.***

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait