Pemalang Ikhlas, Motto Pembangunan yang Mengakar Hingga ke Masyarakat

Sabtu, 29 November 2025 | 03.44 WIB
puskapik

PEMALANG, puskapik.com – Motto “Pemalang IKHLAS” sudah sejak lama melekat kuat di hati masyarakat dan menjadi identitas Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ada sejarah panjang dibalik dua kata itu. Lebih...

PEMALANG, puskapik.com – Motto “Pemalang IKHLAS” sudah sejak lama melekat kuat di hati masyarakat dan menjadi identitas Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ada sejarah panjang dibalik dua kata itu. Lebih dari sekadar ungkapan biasa, "Pemalang Ikhlas" merupakan semboyan pembangunan yang telah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang sejak lebih dari tiga dekade lalu. Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menetapkan Pemalang Ikhlas sebagai moto pembangunan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pemalang Nomor 11 Tahun 1990. Perda tersebut ditandatangani Bupati saat itu, Slamet Haryanto pada 5 Desember 1990, dan kemudian disahkan melalui keputusan Gubernur Jawa Tengah pada 9 Februari 1991. Sejak saat itu, Pemalang IKHLAS bukan hanya jargon pemerintah, tetapi menjadi slogan yang bertumbuh bersama masyarakat. Tulisan mengenai motto tersebut tersebar di berbagai bangunan pemerintah, fasilitas publik, hingga gapura-gapura desa. Salah satu lokasi paling ikonik adalah pertokoan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, jalan utama Kota Pemalang, yang selama bertahun-tahun dihiasi tulisan besar “Pemalang Ikhlas”. Hingga kini, jejak tulisan itu masih bisa dijumpai di beberapa bangunan tua di kawasan tersebut. Pemalang Ikhlas Pernah Jadi Polemik Motto Pemalang Ikhlas pernah menjadi sorotan publik saat masa kepemimpinan Bupati Mukti Agung Wibowo pada pertengahan tahun 2022 silam. Pemicunya adalah penggantian tulisan di gapura. Saat itu tulisan “Pemalang Ikhlas” pada gapura pintu masuk kota di Gandulan diganti menjadi “Pemalang Aman" yang merupakan visi pemerintahan Mukti Agung Wibowo. Penggantian tulisan di gapura tersebut memicu kontroversi dan kecaman publik hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Kritik juga datang dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Oh itu pejabatnya ngawur, dumeh (red–mentang-mentang) pejabat, pada seenaknya sendiri, enggak bisa tuh seperti itu,” ujar Rabadi, anggota DPRD Pemalang, Senin 4 Juli 2022. Polemik tersebut menunjukkan bahwa Pemalang Ikhlas bukan hanya semboyan, tetapi telah menjadi simbol emosional dan historis bagi warga Pemalang. Akhirnya tulisan di gapura pintu masuk kota di Gandulan itu lalu dikembalikan menjadi "Pemalang Ikhlas" usai Mukti Agung Wibowo ditangkap KPK lantaran tersandung kasus korupsi. *Makna Mendalam Pemalang Ikhlas* Dilansir dari pemalangkab.go.id, motto Pemalang IKHLAS mengandung filosofi spiritual dan sosial yang kuat. Maknanya adalah: "Bahwa seluruh warga Kabupaten Pemalang dengan tulus hati, dengan hati bersih tanpa pamrih dan selalu percaya kepada kebesaran dan kemurahan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa serta berserah diri kepada-Nya (Lillahi ta’ala) dalam melaksanakan pembangunan." Motto Pemalang IKHLAS kecuali mengandung pengertian sebagai tersebut di atas juga merupakan singkatan dari Indah, Komunikatif, Hijau, Lancar, Aman dan Sehat. **

Artikel Terkait