Stasiun Comal Buka Layanan Penumpang Mulai 27 April 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan kembali mengaktifkan layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Comal mulai 27 April 2026.
SEMARANG, puskapik.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan kembali mengaktifkan layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Comal mulai 27 April 2026.
Pengoperasian kembali ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya, yang kini dapat kembali mengakses layanan transportasi kereta api secara lebih dekat, mudah, dan efisien.
Reaktivasi layanan penumpang di Stasiun Comal merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus memperluas jangkauan akses transportasi publik berbasis rel di berbagai wilayah.
Baca Juga: Lapas Purwokerto Deklarasi Zero Narkoba dan Hp Ilegal, Sidak Libatkan TNI-Polri dan BNN
Sebelum diaktifkan kembali untuk melayani naik dan turun penumpang, telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh (Ramp Check) terkait Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Stasiun Comal oleh tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA).
Dalam kegiatan tersebut, tim DJKA melakukan pengecekan terhadap berbagai fasilitas penumpang di stasiun, antara lain meliputi kondisi kelengkapan pemadam api ringan (APAR), petunjuk jalur evakuasi, titik kumpul, nomor darurat, dan lainnya.
Kemudian fasilitas kesehatan seperti P3K, kursi roda, tandu, serta fasilitas penunjang lainnya seperti ruang tunggu, toilet, dan musala juga diperiksa.
Fasilitas informasi yang ada, seperti jadwal kereta api, denah stasiun, dan informasi perjalanan KA, juga tidak luput dari pemeriksaan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa hadirnya kembali layanan penumpang di Stasiun Comal diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memberikan alternatif transportasi yang andal.
“Dengan kembali beroperasinya layanan penumpang di Stasiun Comal, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih dekat dan efisien. Pelanggan dapat melakukan perjalanan menuju berbagai kota seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo tanpa perlu menuju stasiun lain yang lebih jauh,” ujar Luqman.


