Sumur Resapan Dinilai Bisa Minimalisir Banjir di Pemalang

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sedang memberikan arahan pada ASN di lingkungan Pemkab.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memberikan arahan kepada ASN Pemkab Pemalang terkait pembuatan sumur resapan sebagai upaya meminimalisir banjir.

PEMALANG, puskapik.com - Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak bencana alam khususnya banjir yaitu dengan membuat sumur resapan disemua kantor yang ada di lingkungan Pemkab Pemalang termasuk di Kecamatan dan Puskesmas.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat memimpin apel pagi bersama yang diikuti para ASN.

"Insyaallah saya bersama Wakil Bupati dan Kepala DLH akan sama-sama meninjau pelaksanaan dari pembuatan sumur resapan yang dilakukan oleh semua kantor yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang," ucapnya.

Baca Juga: Baznas Kabupaten Tegal Gelar Latihan Dasar Kelompok Mengelola Warung Kelontong Bagi 30 Mustahik

Menurut Bupati, minimal ada lima sumur resapan yang diharapkan menjadi inisiasi untuk menyikapi kebencanaan. Sumur resapan tersebut akan sangat berfungsi, baik pada saat kemarau dan musim hujan.

Anom berharap, sumur-sumur resapan bisa diperbanyak dan bisa segera terlaksana sebelum bulan puasa.

"Mudah-mudahan ini menjadi atensi kita dalam berkegiatan Rhapsodi khususnya Resik, Hijau dan Apik dimana RHA ini sudah kita laksanakan dan insyaallah Pak Asisten 1 mengawal dengan konsisten. Ini bukan kita sendiri yang mengalami tapi kita semua yang mengalami, jadi kita semua sendiri juga yang harus peduli untuk bisa mengantisipasi kebencanaan dan menyikapinya dengan bijak," pesan Anom.

Bupati berharap, sumur resapan ataupun lubang biopori ini nantinya bisa menjadi alternatif agar Pemalang kedepan tidak banjir, kemudian bisa diikuti oleh gerakan semua masyarakat dan ormas di lingkungannya masing-masing sehingga secara nasional Kabupaten Pemalang kedepan bisa mengatasi dengan baik potensi-potensi kebencanaan terutama banjir. **

Artikel Terkait