Wayang Kulit HUT ke-13 Puskapik di City Walk Pemalang Sedot Perhatian Warga

Perayaan HUT ke-13 Puskapik.com di City Walk Pemalang dimeriahkan wayang kulit dalang cilik. Ratusan warga antusias menyaksikan lakon Gatotkaca Jedhi.
PEMALANG, puskapik.com – Pagelaran wayang kulit dalang cilik dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Puskapik.com di City Walk Pemalang, Sabtu 22 Agustus 2026 malam, sukses menyedot perhatian masyarakat Kabupaten Pemalang.
Ratusan warga mulai dari anak-anak hingga lansia, memadati area pertunjukan dan larut menyimak lakon 'Gatotkaca Jedhi' yang dimainkan dalang Ki Narendra Hang Eshan diiringi para pengrawit muda dari Yayasan Roda Kendali Mengori.
Tak hanya warga yang sengaja datang untuk menonton, pengendara yang melintas di kawasan tersebut pun tampak memperlambat laju kendaraan lantaran penasaran dengan pagelaran wayang kulit yang pertama kalinya digelar di City Walk.
Baca Juga: Ini Syarat Mengurus Adminduk di Brebes, Bisa Cek Informasinya Lewat Blakasuta
Pemimpin Redaksi Puskapik.com, Dwi Ariadi, mengatakan, perayaan HUT ke-13 Puskapik ini menjadi kesempatan untuk memperkuat misi dan tekad agar Puskapik terus bertumbuh dan menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat.
"Semoga di usia yang ke-13 tahun ini, Puskapik.com semakin naik daun, bertumbuh, berkarya, bermanfaat untuk masyarakat." kata Dwi Ariadi.
Sementara itu Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, mengatakan, keberadaan media di tengah perkembangan teknologi digital dan maraknya media sosial memiliki peran penting dalam menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: SMA NU Taman Pemalang Gelar AKSI 2026, Wadah Kreativitas Lintas Generasi
Ia pun mengapresiasi Puskapik yang telah menyelenggarakan pagelaran wayang kulit di City Walk Pemalang dalam perayaan hari ulang tahunnya sebagai upaya melestarikan, sekaligus mengenalkan seni budaya Jawa kepada anak-anak.
“Antara media dan budaya ini sesuatu yang luar biasa. Media dan budaya menjadi satu kesatuan, kolaborasi yang luar biasa,” ujar Nurkholes.
Lebih jauh, ia berharap City Walk dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang publik yang memberikan manfaat bagi masyarakat Pemalang. Selain menjadi ruang terbuka warga, kawasan tersebut diharapkan mampu ruang kreativitas.
“Memang harapan kita bahwa City Walk ini kita ciptakan untuk masyarakat Kabupaten Pemalang agar menjadi ruang apresiasi, menjadi tempat rekreasi bersama keluarga, menikmati beraneka ragam kuliner dan UMKM di sini,” ujar Nurkholes.
Ke depan City Walk Pemalang diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman dan budayawan untuk berkarya. Dengan demikian, berbagai kegiatan seni dan budaya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat. **


