Edukasi Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Slawi Belajar Kesiapsiagaan Bencana di PMI Tegal

Rabu, 13 Mei 2026 | 14.49
Siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Slawi melaksanakan outing class di Markas PMI Kabupaten Tegal, Rabu, 13 Mei 2026.
Siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Slawi melaksanakan outing class di Markas PMI Kabupaten Tegal, Rabu, 13 Mei 2026.

Sebanyak 43 siswa SD Muhammadiyah Slawi belajar kesiapsiagaan bencana di PMI Tegal, mulai dari pengelolaan sampah hingga simulasi evakuasi.

SLAWI, Puskapik.com – Sebanyak 43 siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Slawi, didampingi dua guru, melaksanakan kegiatan outing class ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal pada Rabu, 13 Mei 2026.

Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi dini tentang kesiapsiagaan bencana, tanggung jawab sosial, dan kesehatan masyarakat.

Pada sesi pertama, Kasi Pelayanan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Yanmas dan PB) PMI Kabupaten Tegal, Latifah, memberikan materi pengurangan risiko bahaya sampah. Siswa diajarkan cara memilah sampah, mengelola limbah rumah tangga, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Pekarangan Rumah Warga Ringinarum Kendal

Memasuki sesi kedua, peserta mendapat edukasi donor darah dari petugas Unit Donor Darah (UDD), Daur, yang dilanjutkan dengan melihat langsung fasilitas UDD.

Meski belum memenuhi syarat usia, materi ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian sesama sejak dini.

Selanjutnya, petugas PMI M. Ramedon memaparkan peran aktif PMI dalam kondisi darurat, seperti penyaluran bantuan bencana alam dan penyuluhan kesehatan.

Baca Juga: Panik Tangisan Terdengar Sekuriti, Ibu Muda di Tegal Dekap Bayinya Hingga Tewas, Jasad Bayi Ditinggal di Lemari Kos

Suasana semakin seru saat memasuki sesi praktik. Dipandu oleh M. Ramedon, para siswa diajak mensimulasikan pemadaman api tradisional menggunakan karung goni basah.

Tidak hanya itu, siswa juga belajar menggunakan perahu karet yang biasa dipakai untuk evakuasi korban banjir.

Latifah mengaku bangga melihat antusiasme, ketertiban, dan keberanian para siswa selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap kunjungan ini dapat membentuk generasi yang sigap dan bermanfaat.

"Teruslah belajar hal-hal baik sejak dini agar menjadi generasi yang sehat, disiplin, dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kunjungan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan," pungkas Latifah. (Sari)

Artikel Terkait