Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Pekarangan Rumah Warga Ringinarum Kendal

Warga Kendal digegerkan penemuan bayi laki-laki di pekarangan rumah. Bayi yang masih lengkap ari-ari itu ditemukan setelah terdengar suara tangisan.
KENDAL, puskapik.com – Warga Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pekarangan rumah warga pada Rabu pagi, 13 Mei 2026.
Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan tersebut ditemukan dalam kondisi masih lengkap dengan ari-ari dan terbungkus kain.
Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Rokimah setelah mendengar suara tangisan bayi dari sekitar rumahnya pada pagi hari.
Awalnya, Rokimah mengira suara tangisan berasal dari depan rumah. Namun, setelah dicek, tidak ditemukan apa pun. Tangisan bayi masih terus terdengar hingga akhirnya diketahui berasal dari samping rumahnya.
“Waktu itu saya dengar tangisan bayi, saya kira di depan rumah, tapi pas dilihat tidak ada. Tangisan masih terdengar dari samping rumah,” ujarnya.
Karena merasa curiga sekaligus takut, Rokimah kemudian memberanikan diri mendekati sumber suara dengan membawa senter. Saat tiba di lokasi, ia mendapati seorang bayi tergeletak di tanah pekarangan dalam kondisi dibungkus kain dan pakaian perempuan.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Siap Tindak Tegas Pengusaha Tambang yang Langgar Aturan
Merasa panik, Rokimah segera memanggil suami dan warga sekitar untuk memastikan kondisi bayi tersebut.
Penemuan bayi itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan tenaga kesehatan setempat. Bidan desa, Ida Puspita, yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi penemuan.
Saat tiba di lokasi, Ida menemukan bayi laki-laki tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan tali pusar dan plasenta yang belum dipotong. Bayi itu terbungkus kain dan diselimuti rok panjang berwarna biru muda.
Baca Juga: Ojol Tegal Desak Regulasi dan Kenaikan Tarif, DPRD Dorong Aspirasi ke Pusat
“Saya dikabari ada penemuan bayi. Saat ke lokasi, bayi tergeletak di kebun dengan berselimut rok panjang warna biru muda. Tali pusar belum terpotong dan masih terbungkus plasenta,” jelas Ida.
Karena kondisi bayi kedinginan, bidan desa segera membawa bayi ke Puskesmas Ringinarum untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi laki-laki tersebut diperkirakan baru dilahirkan sekitar dua jam sebelum ditemukan. Kondisi bayi dinyatakan sehat dengan berat badan 2,4 kilogram dan panjang tubuh 46 sentimeter.


