Gandeng SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri

Jumat, 12 Juni 2026 | 09.15
Peresmian pos Ahhas Tefa di SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal. (edhot)
Peresmian pos Ahhas Tefa di SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal. (edhot)

Astra Motor Jateng meresmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal untuk memperkuat link and match pendidikan vokasi dan industri.

KENDAL ,puskapik.com – Sinergi antara dunia pendidikan dan industri kembali diperkuat melalui peresmian Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (11/6/2026).

Program yang digagas Astra Motor Jawa Tengah tersebut menjadi wujud kolaborasi nyata untuk menciptakan lulusan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Peresmian Pos AHASS Teaching Factory dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, jajaran Astra Motor Jawa Tengah, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, serta manajemen sekolah.

Baca Juga: Wamenko Pangan: Sampah Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemda Kendal

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi penghubung antara proses pembelajaran di sekolah dengan standar kerja yang berlaku di industri otomotif.

Technical Service dan Vocational ManagerAstra Jawa Tengah, Achmad Wahyudi Irmono, mengatakan pengembangan Pos AHASS Teaching Factory merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi melalui program link and match.

Menurutnya, dunia industri tidak bisa berjalan sendiri dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten. Diperlukan kerja sama yang erat dengan lembaga pendidikan agar lulusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Tegal, Jumat 12 Juni 2026 Berawan di Siang Hari, Potensi Hujan Ringan Mengguyur pada Malam Hari

“Ini merupakan bentuk nyata sinergi industri dan pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa apa yang dipelajari siswa di sekolah selaras dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SMK Muhammadiyah 3 Weleri dipilih karena dinilai berhasil menjalankan berbagai program pembinaan bersama Astra Motor. Prestasi sebagai SMK Binaan Astra Motor terbaik tingkat nasional tahun 2025 menjadi salah satu indikator keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis industri.

Melalui Pos AHASS Teaching Factory, siswa akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Mereka tidak hanya mempelajari teori perawatan sepeda motor, tetapi juga memahami budaya kerja, pelayanan konsumen, hingga standar operasional bengkel resmi Honda.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrahim, mengatakan keberadaan Pos AHASS menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi harus dibangun bersama industri.

Menurutnya, model pembelajaran Teaching Factory memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dalam suasana kerja yang sesungguhnya sehingga kompetensi yang dimiliki lebih siap diterapkan setelah lulus.

“Selama ini kami membangun kurikulum bersama industri. Dengan adanya Pos AHASS, proses pembelajaran menjadi semakin nyata karena siswa dapat melihat langsung bagaimana standar kerja diterapkan,” katanya.

Selain menjadi tempat praktik siswa, bengkel tersebut nantinya juga akan melayani masyarakat umum. Dengan demikian, sekolah dapat menghadirkan lingkungan belajar yang mendekati kondisi industri sebenarnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait