103 Warga Padasari Terima Kunci Huntara Tahap I, Bupati Tegal Targetkan 456 Unit Selesai April

Kamis, 19 Maret 2026 | 13.56
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman secara simbolis  menyerahkan kunci hunian sementara kepada warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Penyerahan kunci dilakukan bersamaan dengan buka bersama warga di Masjid Huntara, Rabu (18/3/2026) sore.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman secara simbolis menyerahkan kunci hunian sementara kepada warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Penyerahan kunci dilakukan bersamaan dengan buka bersama warga di Masjid Huntara, Rabu (18/3/2026) sore.

Bupati Tegal serahkan kunci Huntara bagi 103 keluarga korban tanah bergerak, wujudkan hunian layak dan persiapan Lebaran.

SLAWI, puskapik.com - Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, secara simbolis menyerahkan kunci hunian sementara (Huntara) kepada 103 keluarga korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu, 18 Maret 2026 sore.

Penyerahan kunci ini menjadi babak baru bagi warga untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Huntara yang berlokasi di tanah bengkok Desa Capar ini sudah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti listrik, akses air bersih, sanitasi, dapur, dan masjid.

Baca Juga: Hengki Wijaya Mendadak Mundur dari Bursa Ketua KONI Pemalang

Bupati Ischak menyatakan, penyerahan kunci ini adalah bukti komitmen pemerintah untuk memastikan warga tidak berlama-lama di pengungsian.

"Kami ingin memastikan warga tetap terlindungi dan bisa beraktivitas dengan lebih tenang di hunian yang lebih nyaman," ujarnya.

Dari total 456 unit yang direncanakan, 103 unit pertama ini diprioritaskan untuk warga yang mengungsi di pos pengungsian, agar warga bisa menempati rumah baru sebelum hari raya Idulfitri.

Baca Juga: Haji Dipuji, Yaqut Diuji: Tekan Efisiensi yang Berujung Hukum

Pemkab Tegal juga menyiapkan lahan untuk membangun Huntara II bagi 444 kepala keluarga lainnya yang juga terdampak tanah bergerak.

Windi Damayanti (33), salah satu warga penerima kunci, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Baginya, memiliki kunci rumah sendiri, meski statusnya hunian sementara, memberikan ketenangan batin yang luar biasa.

"Alhamdulillah, senang sekali. Daripada di pengungsian, sekarang sudah punya ruang sendiri untuk keluarga. Apalagi sebentar lagi Lebaran, setidaknya kami punya tempat untuk berkumpul dengan nyaman," ungkapnya.

Huntara seluas 18 meter persegi ini akan dihuni Windi bersama suami dan ibu mertua. Selain mendapat tempat tinggal, setiap penghuni juga menerima kipas angin, rak kecil, lemari plastik untuk menyimpan pakaian, dan dua tempat tidur lengkap dengan kasur.

Selain hunian, fokus penanganan juga menyasar pemulihan ekonomi warga. Bersamaan dengan penyerahan kunci, Pemkab Tegal melalui Baznas juga menyalurkan santunan total Rp450 juta bagi 900 kepala keluarga terdampak untuk meringankan beban harian mereka.

Santunan sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga ini diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama menghadapi Hari Raya Idulfitri.

Tak hanya itu, warga juga mendapat bantuan beras 25 kilogram. Sebelumnya sebanyak 646 kepala keluarga juga mendapat santunan dari Kementerian Agama sebesar Rp.400 ribu.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait