Salurkan Bantuan Rp315 Juta untuk Korban Tanah Bergerak di Kajen Kabupaten Tegal

Rabu, 10 Juni 2026 | 16.53
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman didampingi Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud pada Rabu,10 Juni 2026  menyerahkan bantuan stimulan dari Pemprov Jateng kepada 21  warga Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu yang rumahnya rusak berat akibat bencana tanah bergerak
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman didampingi Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud pada Rabu,10 Juni 2026 menyerahkan bantuan stimulan dari Pemprov Jateng kepada 21 warga Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu yang rumahnya rusak berat akibat bencana tanah bergerak

Pemprov Jateng menyalurkan bantuan Rp315 juta bagi 21 KK korban pergerakan tanah di Desa Kajen, Lebaksiu, Kabupaten Tegal untuk pemulihan pascabencana.

SLAWI, puskapik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan Bantuan Tidak Terduga (BTT) senilai total Rp315 juta untuk 21 kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak berat akibat bencana pergerakan tanah di Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Penyerahan bantuan stimulan ini dilakukan secara simbolis di Balai Desa Kajen oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Sekretaris Daerah Amir Makhmud, Rabu,10 Juni 2026 pagi. Masing-masing KK menerima dana stimulan sebesar Rp15 juta.

Untuk menjamin akuntabilitas, seluruh dana tersebut telah ditransfer langsung ke rekening tabungan para penerima manfaat melalui Bank Jateng Cabang Slawi sejak 26 Mei 2026 tanpa adanya potongan dalam bentuk apa pun.

Baca Juga: DLH Tegal Andalkan Gropyokan Sampah, 210 Penggerak Sudah Dilatih

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menjelaskan bahwa nominal dan daftar penerima bantuan ini ditetapkan setelah melalui proses verifikasi lapangan yang ketat oleh tim gabungan Pemprov Jateng dan Pemkab Tegal.

Dana ini dialokasikan khusus bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan struktural berat dan dinilai tidak layak huni lagi.

"Kami meminta pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BPBD untuk terus mengawal dan mendampingi warga. Pengawasan ini penting agar bantuan dana tersebut benar-benar dimanfaatkan secara tepat guna untuk kebutuhan rehabilitasi dan pemulihan pascabencana," tegas Amir.

Baca Juga: Imbas Pertamax Naik, Pemkab Tegal Susun SE Baru: 40 Persen ASN Bakal WFH

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menambahkan bahwa bantuan uang tunai ini merupakan langkah awal penanganan. Pemkab Tegal saat ini tengah mengawal proses penyediaan lahan relokasi baru yang lebih aman di Desa Dukuhlo.

Selain itu, pemerintah daerah juga sedang mengupayakan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna mencairkan bantuan lanjutan untuk pembangunan fisik hunian tetap bagi para korban.

Salah satu warga penerima manfaat, Amiruddin (58), menyatakan bantuan senilai Rp15 juta ini menjadi modal awal dan harapan baru bagi keluarganya yang sudah beberapa pekan mengungsi di rumah kerabat akibat rumahnya hancur.

"Saat ini kami tinggal sementara di rumah saudara sambil menunggu proses relokasi.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas bantuan yang diberikan kepada warga terdampak," katanya.

Artikel Terkait