5 Tahun Tertatih-Tatih, Akhirnya Bupati Tegal H Ischak Wisuda S2 di UPS Tegal

Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman resmi wisuda S2 di UPS Tegal usai perjuangan sejak 2021, tekankan pentingnya belajar dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
SLAWI, puskapik.com - Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman akhirnya diwisuda S2 Magister Management di Universitas Pancasakti Tegal, Sabtu 11 April 2026.
Masuk kuliah sejak 2021, Bupati Ischak harus tertatih-tatih untuk bisa mendapatkan gelar S2 Magister Management.
“Saya sangat senang dan bersyukur, karena saya mengambil S2 ini sejak tahun 2021. Sempat satu semester berjalan, lalu cuti karena urusan pekerjaan. Kemudian dilanjutkan lagi dua semester. Alhamdulillah, pada tahun 2025 saya bisa menyelesaikan ujian tesis, dan di tahun 2026 ini bisa diwisuda,” ujar Bupati Ischak.
Baca Juga: Tegal Tangguh di Tengah Tekanan Ekonomi dan Efisiensi Anggaran
Bupati Ischak mengakui perjalanan studinya tidak berjalan mulus. Tanggung jawab sebagai kepala daerah mengharuskannya beberapa kali menunda perkuliahan.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga tuntas.
“Tentu semoga apa yang saya dapatkan di kampus Universitas Pancasakti ini bisa bermanfaat untuk Pemerintah Kabupaten Tegal dan juga masyarakat Kabupaten Tegal,” katanya.
Baca Juga: Peradi Pemalang Siap Gelar Musyawarah Cabang II
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan magister diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tegal. Terutama dalam aspek pelayanan publik yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.
"Semangat belajar tidak boleh terhalang oleh usia, jabatan, maupun keterbatasan waktu," ujar Mas Ischak.
Ia menilai setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Menuntut ilmu itu tidak memandang umur, tidak memandang tempat dan waktu. "Semua orang berhak untuk terus belajar,” tegasnya.
Saat disinggung mengenai rencana pendidikan berikutnya, Ischak mengungkapkan masih membuka peluang untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, saat ini ia masih dalam tahap penjajakan berbagai pilihan studi lanjutan yang dinilai relevan dengan tugas dan tanggung jawabnya.
“Rencana ke depan, mungkin ada keinginan untuk melanjutkan lagi, tapi saat ini masih dalam tahap penjajakan dan mencari informasi,” ungkapnya.
Dijelaskan, program studi yang diambil adalah manajemen sumber daya manusia (SDM), yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan tugasnya sebagai kepala daerah. Bidang ini berfokus pada pengelolaan aparatur sipil negara, termasuk dalam hal rotasi, mutasi, hingga promosi jabatan berbasis kompetensi.
"Kita menerapkan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal,” jelasnya.



