KPw BI Tegal Ajak Anggota TP PKK Kabupaten Tegal Cerdas Mengolah Pangan dan Menjaga Rupiah

Jumat, 22 Mei 2026 | 19.58
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nilna Almuda Ischak, Wakil Ketua TP PKK Indah Cahyani Kholid dan chef Muto mencicip kudapan olahan ikan kreasi peserta lomba yang di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Jumat (22/5).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nilna Almuda Ischak, Wakil Ketua TP PKK Indah Cahyani Kholid dan chef Muto mencicip kudapan olahan ikan kreasi peserta lomba yang di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Jumat (22/5).

BI Tegal dan Dinas Perikanan melatih 450 anggota PKK cerdas mengelola keuangan, mencintai rupiah, serta berinovasi mengolah pangan lokal berbahan ikan.

SLAWI, puskapik.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal bersinergi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Jumat, 22 Mei 2026.

Mengusung tema "Wanita Cerdas Mengolah Pangan Menjaga Rupiah dengan PeKA dan Aman", acara ini dipadukan dengan Lomba Inovasi Kudapan Olahan Ikan guna mendorong kemandirian ekonomi berbasis produk lokal.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala KPw BI Tegal Bimala, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal Riesky Trisbiantoro, Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nilna Almuna Ischak, serta Wakil Ketua TP PKK Indah Cahyani Kholid. Sedikitnya 450 anggota TP PKK turut dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Kelengkeng Batang Masuk Pasar Ritel Modern Indomart, Siap Bersaing Produk Buah Impor

Kepala KPw BI Tegal Bimala, menjelaskan bahwa edukasi CBP Rupiah tidak hanya berfokus pada menjaga kondisi fisik uang kertas, melainkan juga mendidik masyarakat agar bijak dalam berbelanja, aman bertransaksi non-tunai, dan cerdas mengatur keuangan.

Salah satu langkah konkretnya adalah dengan mendorong konsumsi komoditas lokal.

"Dalam mengatur keuangan, kami mendorong masyarakat menggunakan produk lokal, salah satunya bawang putih lokal dari Desa Tuwel, Bojong," ujar Bimala.

Untuk membuktikannya, BI Tegal menghadirkan Chef Muto, juru masak profesional asli Tuwel.

Baca Juga: Jenazah Pria Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

Dalam sesi sosialisasi, Chef Muto mendemonstrasikan memasak menggunakan bawang putih lokal dan membuat abon ikan tongkol.

Ia mengungkapkan bahwa bawang putih lokal jauh lebih hemat karena hanya perlu digunakan seperempat dari takaran bawang putih impor untuk menghasilkan rasa yang kuat.

Sebagai langkah keberlanjutan, BI Tegal juga akan menggelar lomba konten untuk ibu-ibu PKK selama enam bulan berturut-turut.

Baca Juga: Tim Panahan Pemalang Raih Dua Medali di Kejurprov Junior Jateng

Tujuannya agar mereka dapat mengajak lingkungan sekitar menjaga fisik dan nilai rupiah mulai dari skala rumah tangga.

Selain edukasi keuangan, acara ini dimeriahkan oleh Lomba Inovasi Kudapan dari Ikan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK, Dharma Wanita, dan masyarakat umum.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait