Pergerakan Tanah di Padasari Tegal Tiap 5 Menit, Amblas Tiap 3 Jam 50 Cm

Tanah di Desa Padasari, Tegal bergerak tiap 5 menit dan amblas 50 cm tiap 3 jam, merusak ratusan rumah serta memaksa ratusan warga mengungsi darurat besar.
SLAWI, puskapik.com - Pergeseran tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal diperkirakan tiap 5 menit. Tidak hanya bergeser, namun tanah juga amblas dengan intensitas setiap 3 jam sekitar 50 centimeter.
Pantauan di lapangan, pergeseran tanah di Desa Padasari terlihat dari jalan menuju pemukiman warga. Beberapa jalan retak-retak dan amblas.
Kendati jalan utama desa tersebut masih bisa dilewati, namun harus ekstra hati-hati. Namun, jalan yang masuk ke pemukiman warga mayoritas hanya bisa dilewati dengan jalan kaki.
Tak hanya jalan, ratusan rumah di Desa Padasari dibiarkan terbengkalai karena sudah tidak bisa ditempati. Rumah retak-retak dan kondisi bangunan banyak yang ambruk.
Kendati masih ada beberapa warga yang terlihat di lokasi pemukiman, mereka hanya berjaga-jaga di luar rumah. Mayoritas warga telah diungsikan di beberapa titik tempat pengungsian.
Salah satu bangunan yang sangat parah, yakni di Ponpes Al Adalah 1. Bangunan asrama putra dan putri, serta sekolah dari PAUD hingga SMP di komplek Ponpes Al Adalah telah ambruk.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Warga Tegal Terdampak Tanah Bergerak Bisa Hidup Layak Kembali
Beberapa santri masih sibuk mengangkuti barang-barang untuk dipindahkan ke Ponpes Al Adalah 2 di jalan raya Slawi-Jatinegara.
Seorang warga RT 14 RW 03, Ahmad Izazi yang sibuk bolak-balik membawa barang-barang untuk mengungsi, mengaku pergerakan tanah telah terjadi sejak Senin 2 Februari 2026. Kondisi itu terjadi saat hujan lebat yang berlangsung berjam-jam. Akibatnya, rumahnya mengalami retak-retak dan sangat rawan untuk ditempati.
"Kami terpaksa ngungsi di posko, karena rumah sudah tidak bisa ditempati," kata Ahmad yang juga membawa 6 keluarganya itu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal, Muhammad Afifudin mengatakan, rumah yang terdampak sebanyak 255 rumah. Namun, rumah yang telah terdata oleh Dinas Perkim Kabupaten Tegal sebanyak 140 rumah.
Baca Juga: Tanah Bergerak di Desa Padasari Tegal, Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak
Dari jumlah itu, 725 warga mengungsi ke sejumlah tempat. Diantaranya, posko pengungsian Majelis Az Zikir sebanyak 51 KK dengan jumlah 124 jiwa, posko Majelis D Pengasinan 27 KK 84 jiwa, SDN Padasari 2 26 KK 72 jiwa, Ponpes Ad Adalah 2 95 KK 73 jiwa dan sisinya mengungsi di perumahan warga sekitar.
"Untuk santri Al Adalah sebanyak 526 orang dipindahkan ke Ponpes Al Adalah 2," terangnya.
Artikel Terkait

Rejeki Nomplok, Pedagang Mainan Asal Demangharjo Tegal Dapat Umrah di Haul KH Zaenal Arifin

Cegah Abrasi, Kodim 0712/Tegal Tanam 500 Mangrove di Pantai Kedungkelor

Sungai Elon Tegal Telan Korban Jiwa, Kapolsek Slawi Minta Orang Tua Perketat Awasi Anak
