Slawi Jadi Tuan Rumah CB Billiard Open Turnamen Nasional, Hadiah Rp121 Juta

POBSI Tegal gelar CB Billiard Open Turnamen nasional di Slawi 9-12 April 2026, diikuti atlet nasional dengan total hadiah Rp121 juta untuk pembinaan atlet
SLAWI, puskapik.com - Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Tegal kembali menggelar CB Billiard Open Turnament tingkat nasional di CB Billiard Jalan A Yani Slawi pada 9-12 April 2026. Turnament yang diikuti para atlet nasional itu, berhadiahkan total Rp121 juta.
Ketua POBSI Kabupaten Tegal, Memet Said mengatakan, CB Billiard Open Turnament digelar untuk menggairahkan olahraga billiard di Kabupaten Tegal.
Pasalnya, olahraga ini sangat berpotensi dikembangkan. Bahkan, sejumlah atlet asal Kabupaten Tegal telah banyak mendapatkan prestasi di tingkat provinsi dan nasional.
"Harus terus digelorakan karena jika banyak kegiatan, maka akan semakin banyak peminat yang menggeluti olehraga billiard," katanya.
Baca Juga: Anggota DPRD Brebes Bersama Warga Gotong Royong Perbaikan Tanggul Sungai Babakan
Dalam turnamen itu, kata dia, banyak pebillard yang ambil bagian, diantaranya Toeng Semarang, Edi Kingkong Bali, M Fikri Jakarta (pernah maen sea games), Juan asal Jakarta, Agus Piti dari Jogja dan nama-nama besar lainnya.
"Champion diraih oleh Darren asal Purwokerto, runner up diraih M Fikri asal Jakarta dan semi final Fredy dan Edi Kingkong Bali," bebernya.
Memet menjelaskan, kompetisi ini di fokuskan bagi pemain pemula yang belum memiliki pengalaman profesional. Sebagai langkah awal membangun kembali sistem pembinaan atlet biliar secara berkelanjutan.
Baca Juga: Khalimi Menangi Pilkades PAW Desa Benda Sirampog Brebes
“Kami ingin menjaring pemain muda yang berbaka. Dan memiliki keseriusan untuk menjadi atlet profesional,” kata Memet.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan untuk mencari keuntungan. Melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap regenerasi atlet nasional. Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi kunci agar ke depan tidak kekurangan atlet berkualitas.
Selain itu, POBSI Kabupaten Tegal juga berupaya mengubah stigma negatif olahraga biliar yang selama ini kerap di kaitkan dengan aktivitas hiburan malam. Pihak pengelola menerapkan aturan ketat, termasuk larangan minuman keras dan penerapan etika berpakaian yang sopan.
“Kami ingin menegaskan bahwa biliar adalah olahraga yang sehat dan profesional. Tidak ada miras atau aktivitas negatif lainnya. Harapannya, masyarakat semakin memahami biliard sebagai cabang olahraga yang positif dan berprestasi,” pungkasnya.



